Berita Populer

Zulkifli Hasan Balik Serang Sri Mulyani, Curiga Data Bayar Utang Pokok Rp 396 T Disembunyikan

Ketua MPR Zulkifli Hasan menyerang balik Sri Mulyani dan mempertanyakan dana Rp 396 triliun yang tidak muncul dalam nota keuangan.

Zulkifli Hasan Balik Serang Sri Mulyani, Curiga Data Bayar Utang Pokok Rp 396 T Disembunyikan
photo collage/wartakotalive.com/tribunnews.com/istimewa
Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Ketua MPR Zulkifli Hasan terlibat 'perang' komentar terkait utang Indonesia. 

KETUA MPR Zukifli Hasan balik 'menyerang' balik Menteri Keuangan Sri Mulyani melalui kultwit terkait utang Indonesia yang terus membengkak.

Zulkifli Hasan mengingatkan bahwa Sri Mulyani adalah Menteri Keuangan pada era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 2009-2014. 

Karena itu, Zulkifli Hasan mengingatkan Sri Mulyani agar tidak menyalahkan pemerintahan sebelumnya terkait membengkaknya nilai utang Indonesia saat ini.

"Ibu Sri Mulyani LUPA bahwa Ibu adalah juga Menteri Keuangan di periode Pak SBY. Sekali lagi, MENTERI KEUANGAN," tulis Zulkifli Hassan di twitternyata, Kamis (23/8/2018) sekitar empat jam lalu.

Baca: Bukalapak Jalin Kerjasama dengan Pusat Zakat Umat Persatuan Islam Kembangkan Perekonomian Masyarakat

Baca: 10 Sungai di Kabupaten Bekasi Terindikasi Tercemar Limbah Domestik

Zulkifli Hasan justru mempertanyakan adanya data utang yang tidak muncul dalam laporan nota keuangan yang jumlaynya mencapai Rp 396 triliun.

"Dalam dokumen Nota Keuangan tersebut, kami tidak melihat ada Pembayaran Pokok Utang. Dari mana angka Rp 396 T yg dimaksud Ibu Sri Mulyani?" ujar Zulkifli Hasan.

Menurut Zulkifli Hasan, berdasarkan nota keuangan yang disampaikan pemerintah, saat ini jumlah utang  Indonesia mencapai Rp 634 triliun.

"Bandingkan total beban utang kita Rp 634 T dengan Anggaran Kesehatan Rp 111 T & Anggaran Dana Desa Rp 60 T. Artinya anggaran untuk bayar utang 6 kali lipat lebih besar dari Anggaran Kesehatan. Anggaran membayar utang juga 10 kali lipat lebih besar dari Dana Desa," ujar Zulkifli Hasan.

Baca: Minta Volume Adzan Dikurangi Divonis 1,5 Tahun Penjara, Merusak Vihara Divonis 1 Bulan Penjara

Baca: Kucing Hamil yang Ramal Prancis Juara Dunia Kini Ramal Hasil Timnas U-23 Vs UEA Asian Games 2018

Menurut Zulkifli, salah satu tugas MPR adalah menyerap aspirasi rakyat dan menyampaikannya kepada pemerintah. 

"Menjadi kewajiban konstitusional saya sebagai Ketua MPR mengingatkan pemerintah & memastikan anggaran negara digunakan sebesar besarnya untuk rakyat," kata Zulkifli Hasan.

Halaman
1234
Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help