Media Sosial

Minta Volume Adzan Dikurangi Divonis 1,5 Tahun Penjara, Merusak Vihara Divonis 1 Bulan Penjara

BUKAN hanya Meiliana yang dipenjara atas kasus penistaan agama, sejumlah warga yang menyerang rumah Meiliana dan vihara juga divonis bersalah.

Minta Volume Adzan Dikurangi Divonis 1,5 Tahun Penjara, Merusak Vihara Divonis 1 Bulan Penjara
Facebook Andi Setiono Mangoenprasodjo
Meiliana di persidangan 

BUKAN hanya Meiliana yang dipenjara atas kasus penistaan agama, sejumlah warga yang turut menyerang rumah tinggal Meiliana dan vihara juga divonis bersalah.

Dalam Surat Putusan, seorang pengacara, Sam Ardi, lewat akun twitternya @Sam_Ardi; menyebutkan ada delapan terdakwa atas kasus penyerangan. Tujuh orang divonis bersalah dengan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan Pasal 406 KUHP tentang pengerusakan, seorang lainnya didakwa melakukan pencurian sesuai dengan Pasal 362 KUHP.

"7 orang didakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana sesuai dengan Pasal 170 ayat (1) KUHPidana; atau sebagaimana diatur dan diancam pidana sesuai dengan Pasal 406 ayat (1) KUHPidana; 1 orang primair Pasal 363 Ayat (1) Ke-4 KUHP, subsidair Pasal 362 KUHP," tulisnya pada Rabu (22/8/2018).

Baca: Meiliana Divonis 1,5 Tahun Atas Penistaan Agama, Ini Komentar Putri Gus Dur

Para terdakwa pengeroyokan antara lain, Abdul Rizal alias Aseng, Restu alias Panjang, M. Hidayat Lubis alias Dayat, M. Ilham alias Ilham dan Zainul Fahri alias Zainul. Seluruhnya di kenakan Pasal 170 KUHP dengan pidana penjara satu bulan dan 16 hari dipotong masa tangkap dan tahanan.

Sedangkan Muhammad Azmadi Syukri alias Madi didakwa telah melanggar ketentuan Pasal 160 KUHP mengenai penghasutan dengan lisan maupun tulisan supaya melakukan perbuatan pidana. Madi divonis penjara selama satu bulan dan 11 hari dipotong masa tangkap dan tahanan.

Sementara Heri Kuswari alias Ari didakwa telah melanggar ketentuan Pasal 363 ayat 1 ke-4 KUHP mengenai pencurian dengan masa hukuman selama satu bulan penjara dan 17 hari dipotong masa tangkap dan tahanan.

Terakhir adalah Zakaria Siregar alias Bang Zack yang dijerat Pasal 28 ayat 2 jo 45 ayat 2 UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE dan Pasal 156 Jo Pasal 156a Huruf a KUHP.

"Dalam vonis ia bersalah melakukan tindak pidana pd UU ITE 'Dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antargolongan (SARA)'."

"Majelis menjatuhkan pidana kepada dia dengan pidana penjara selama 2 (dua) bulan dan 18 (delapan belas) hari; serta menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan," tulisnya.

"Dari seluruh putusan yang terkait dengan kasus volume adzan Meiliana, uniknya semua rata-rata 1 bulan dengan selisih beberapa hari antar masing-masing pelaku. Saya sendiri tidak tahu apa ratio legisnya," tambahnya.

Baca: Keluhkan Suara Adzan Terlalu Keras, Meiliana Divonis 18 Bulan Penjara

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Fred Mahatma TIS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help