Prostitusi

Lagi, Praktek Prostitusi di Apartemen Margonda Residence Kota Depok Terungkap

Polisi membekuk tiga pria muncikari (TM, R, dan IS) serta seorang perempuan PSK di bawah umur (NZ) yang diduga korban human trafficking.

Lagi, Praktek Prostitusi di Apartemen Margonda Residence Kota Depok Terungkap
Istimewa
ILUSTRASI Praktek prostitusi 

UNTUK kedua kalinya, aparat Kepolisian Resort Kota (Polresta) Depok kembali mengungkap praktek prostitusi di Apartemen Margonda Residence (Mares) di Jalan Margonda, Beji, Kota Depok, Kamis (23/8/2018) dinihari.

Polisi membekuk tiga pria muncikari yakni TM, R dan IS serta seorang perempuan PSK di bawah umur yang diduga korban human trafficking dalam kasus ini yakni NZ (16).

Kasar Reskrim Polresta Depok, Komisaris Bintoro mengatakan, pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan pihaknya setelah menerima laporan masyarakat.

Dari tangan para pelaku, kata Bintoro pihaknya menyita barang bukti berupa alat kontrasepsi, celana dalam, dan uang senilai Rp 664.000.

"Modus tiga pria muncikari ini merekrut perempuan di bawah umur untuk dijadikan PSK. Mereka berkenalan lewat media sosial dan mengiming-imingi calon korbannya untuk mendapatkan uang dalam waktu singkat," kata Bintoro.

Menurutnya, NZ seorang PSK di bawah umur yang diamankan pihaknya ini adalah korban dari tiga pria muncikari yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"NZ berani melakukan praktek prostitusi karena diajak oleh para tersangka. NZ juga tergiur dengan upah yang dijanjikan,” kata Bintoro.

Dari hasil penyelidikan kata Bintoro, diketahui, NZ mematok tarif Rp 900.000 untuk sekali kencan alias short time.

"Dari jumlah itu, Rp 250.000 harus disetor NZ untuk bayar kamar, lalu Rp 100.000 untuk joki yang memfasilitasi dan masing-masing muncikari dapat Rp 100.000. Sehingga sisanya untuk NZ hanya sekitar Rp 350.000," kata dia.

Kawanan ini kata Bintoro sudah melakukan praktek prostitusi ini dalam beberapa bulan terakhir sembari mencari korban baru untuk dijadikan PSK.

Akibat perbuatannya ketiga pelaku dijerat Pasal 296 KUHP juncto Pasal 506 KUHP tentang prostitusi dan mencari keuntungan dari perbuatan cabul. "Dimana ancaman hukumannya adalah penjara 1 tahun 4 bulan," kata Bintoro.

Menurut Bintoro pihaknya masih mendalami kasus ini.

Sebelumnya, sebanyak 4 perempuan pekerja seks komersil (PSK) dan dua pria yang diduga muncikari dibekuk petugas Satreskrim Polresta Depok, dari beberapa kamar berbeda di Apartemen Margonda Residence (Mares) 2 di Jalan Margonda Raya, Selasa (14/8/2018) malam.

Para PSK yang diamankan adalah SG (20), AD (19), FO (19), dan DP (22), serta dua orang yang diduga mucikari mereka, MF (20) dan MR (18).

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help