Asian Games 2018

Ginting Cedera Bela Negara Malah Dibully Sebagian Warganet Melalui Media Sosial

Pemuda kelahiran Cimahi itu sempat menjadi korban cyber bullying di sosial media pribadinya @sinisukanthony.

Ginting Cedera Bela Negara Malah Dibully Sebagian Warganet Melalui Media Sosial
PB Djarum
Ginting yang menahan kram bermain dengan satu kaki berdampak raihan skor mengarah untuk keunggulan Shi Yuqi 18-17. 

Anthony Sinisuka Ginting, pemuda kelahiran Cimahi sempat menjadi korban cyber bullying di sosial media pribadinya @sinisukanthony.

Lantaran peraih medali emas PON Jawa Barat itu belum mampu menyumbang poin untuk tim beregu putra Indonesia di Asian Games 2018.

Di plot sebagai tunggal pertama, Ginting, sapaan akrabnya selalu kalah di tiga pertandingan tim beregu putra Indonesia.

Ginting menyerah dari Srikanth Kidambi tiga game saat melawan India, dan juga harus mengakui juara dunia 2018, Kento Momota dari Jepang di babak semi final yang juga dilakoni dalam tiga game.

Khusus pada pertandingan kontra Kento, Ginting yang sempat unggul 15-7 di game ketiga terpaksa akhirnya harus menyerah 16-21 dari tunggal pertama negeri Sakura.

Setelah kejadian "tikungan" dari Kento, instagram Ginting banjir caci maki kata kasar dan menyebutkan dirinya tidak layak untuk bertanding di level internasional.

Seperti ditulis akun jokoplak_plonga_plongo: "Ginting pea loe dasar sinting.... Padahal kemenangan udh di dpn mata, tinggal 1 poin lagi menang malah pake acara cedera lagi, bikin malu indonesia aja loe ahh, harusnya paksain aja, nama nya cwo harus kuat jg pantang menyerah, gara2 loe kalah akhirnya jatuhin mental teman seperjuangan mu, yg beujung kalah. Menyedihkan njir kalah di final, malah main di negara sndiri lagi.... Nyesel gue beli tiket mahal2... Contoh noh topick hidayah dan tantowi yayah mereka pemain bulutangkis indonesia hebat yg pantang menyerah dan tidak cengeng. Kamu harus banyak berlatih lagi utk bisa jadi pemain profesional. Sumpah nyesek gue udh berkorban beli tiket mahal2 ehhh malah kalah.. Intinya indonesia kalah gara2 loe ting!"

Tapi, akhirnya Indonesia mampu melaju ke final setelah membalikkan skor Jepang menjadi 3-1 lewat kemenangan The Minions, Jojo dan Fajar/Rian.

Pada partai final nama Ginting dipanggil bergema di partai pertama untuk menghadapi tunggal pertama China, yang juga peringkat dua dunia, Shi Yuqi.

Di game pertama, permainan pemain 21 tahun itu berjalan mulus dan berhasil merebut game pertama dengan skor meyakinkan 21-14.

Halaman
12
Penulis: Gisesya Ranggawari
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help