Dapat Rekomendasi Teknis dari Kementerian Perhubungan, LRT Jakarta Siap Diuji Coba

PT LRT Jakarta memperoleh dua rekomendasi teknis, yang dibuat Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Selasa (21/8/2018) lalu.

Dapat Rekomendasi Teknis dari Kementerian Perhubungan, LRT Jakarta Siap Diuji Coba
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Pekerja menggunakan alat berat mengangkat kereta LRT (Light Rail Transit) ke jalurnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (15/7/2018) dini hari. 

PT LRT Jakarta selaku operator Light Rail Transit (LRT) Jakarta, memperoleh dua rekomendasi teknis, yang dibuat Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Selasa (21/8/2018) lalu.

Rekomendasi teknis yang tertuang dalam surat bernomor 35/SRT/K3/DJKA/VIII/2018 itu menjadi tanda kesiapan LRT Jakarta untuk mendapatkan izin uji coba operasi dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

“Dengan terbitnya dua rekomendasi teknis tersebut, maka LRT Jakarta telah siap memperoleh izin uji coba operasi dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta,” kata Corporate Secretary PT Jakarta Propertindo Hani Sumarno, dalam keterangan tertulis, Kamis (23/8/2018).

Baca: Puji Pelican Crossing, Jokowi: Bundaran HI Lebih Indah dan Cantik

Rekomendasi teknis pertama yang PT LRT Jakarta dapatkan adalah dalam Rangka Uji Coba Pengoperasian Prasarana Perkeretaapian Fasilitas Operasi Kereta Api Ringan/Light Rail Transit (LRT) Jakarta, antara Stasiun Velodrome-Stasiun Kelapa Gading Mall.

“Fasilitas Operasi Kereta Api berupa Instalasi Listrik Third Rail antara Stasiun Velodrome-Stasiun Kelapa Gading Mall, Gardu Traksi Kelapa Gading Boulevard, Gardu Traksi Pulomas, dan Gardu Traksi Velodrome, dinyatakan dapat dioperasikan secara fungsional,” jelas Hani.

Rekomendasi teknis yang kedua adalah Rekomendasi Teknis Prasarana Perkeretaapian Jalur Ganda Layang (Elevated), dan Bangunan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit (LRT) Jakarta antara Stasiun Velodrome-Stasiun Kelapa Gading Mall.

Baca: Menteri Kesehatan: Jangan Selfie Sama Unta

“Dalam rekomendasi teknis yang kedua, disebutkan bahwa prasarana jalur ganda layang LRT sepanjang 4,7 kilometer dinyatakan layak beroperasi,” terangnya.

Selain itu, dalam rangka keperluan uji coba, prasarana kereta api ringan (LRT) berupa Jalur dan Bangunan, sudah direkomendasikan dapat dioperasikan secara terbatas selama 30 hari, mulai 21 Agustus sampai 20 September 2018.

Penyampaian rekomendasi teknis merujuk pada Surat Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (JakPro), perihal Permohonan Rekomendasi Uji Operasi Prasarana dan Sarana LRT serta Surat dari Kepala Balai Pengujian Perkeretaapian tertanggal 14 Agustus 2018, perihal Penyampaian Hasil Pengujian Jalur dan Bangunan LRT. (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved