Warga Kota Bekasi Jangan Buang Limbah Hewan Kurban Sembarangan, Ini Anjuran dari Distanikan

Distanikan Kota Bekasi meminta warga agar membuang limbah sisa pemotongan hewan kurban di lubang tanah tidak ke saluran air.

Warga Kota Bekasi Jangan Buang Limbah Hewan Kurban Sembarangan, Ini Anjuran dari Distanikan
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Warga Depok memotong hewan kurban di Idul Adha kali ini, Rabu (22/8/2018). 

WARTA KOTA, BEKASI---Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanikan) Kota Bekasi meminta warga agar membuang limbah sisa pemotongan hewan kurban di lubang tanah tidak ke saluran air.

"Kami imbau jangan buang darah atau limbah hewan kurban seperti isi perut sembarangan. Apalagi buang disaluran air. Tapi buang dengan menimbunnya kedalam tanah agar tidak mencemari lingkungan," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanikan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti, Rabu (22/8/2018).

Baca: Depok Potong 26.904 Hewan Kurban

Satia mengatakan, limbah agar ditangani dengan baik sehingga tidak menimbulkan penyakit, dan jangan sampai cemari lingkungan.

"Jangan remehkan, isi perut itu sumber penyakit. Lebih bagus lagi limbah itu dikirimkan ke tempat pengolahaan pupuk kompos dan pakan ternak," kata Satia Sriwijayanti.

Satia Sriwijayanti mengatakan, kedalaman lubang untuk limbah hewan kurban juga harus diperhatikan.

Baca: Jumlah Hewan Kurban di Tangerang Mengalami Peningkatan

Untuk sapi dengan berat 400 sampai 600 kilogram, kedalaman lubang satu meter kubik.

Sedangkan untuk kambing atau domba, masyarakat harus menyiapkan lubang minimal sedalam 0,3 meter kubik untuk menimbun limbah sisa pemotongan.

"Pokoknya wajib ditimbun kedalam tanah. Jangan sampai buang ke saluran air karena menimbulkan masalag baru," kata Satia Sriwijayanti.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved