Sejumlah 20000 Kotak Susu Cair Diberikan untuk Korban Gempa Lombok

Masih banyak korban gempa Lombok yang belum terjamah bantuan karena minimnya akses transportasi.

Sejumlah 20000 Kotak Susu Cair Diberikan untuk Korban Gempa Lombok
Warta Kota
Pemberian bantuan untuk korban gempa Lombok. 

PIHAK Frisian Flag Indonesia (FFI) bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyalurkan bantuan sebanyak 20.000 kotak susu cair kepada korban gempa Lombok.

Secara simbolis bantuan ini diserah terima oleh Presiden ACT Ahyudin kepada Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) KASAL Laksamana Muda TNI Edi Sucipto, S.E., M.M.

Gempa bermagnitudo 7 yang mengguncang Lombok pada pekan lalu membuat aktivitas masyarakat Lombok hingga kini masih lumpuh.

Toko-toko atau warung-warung yang biasa menjual kebutuhan warga hingga kini masih tutup.

Beberapa juga ada yang telah rata dengan tanah.

Rusaknya jalan-jalan penghubung juga semakin menyulitkan korban gempa untuk mendapatkan urusan logistik.

Akses transportasi yang terputus akibat gempa belum sepenuhnya diperbaiki sehingga sejumlah wilayah terisolasi.

Akibatnya, para korban gempa Lombok mengandalkan bantuan dari para lembaga-lembaga kemanusiaan. Kebutuhan pangan dan pemenuhan gizi merupakan prioritas pertama dalam bencana ini.

"Kami menyadari, saat ini penduduk Lombok membutuhkan bantuan dalam hal logistik. Keterbatasan akses membuat pemenuhan gizi menjadi hal yang langka dan sulit. Padahal pemenuhan gizi khususnya bagi anak-anak merupakan hal dasar yang harus dipenuhi agar tubuh kuat dan sehat. Semoga bantuan yang kami berikan dapat menjadi secercah asa dalam menghadapi musibah ini,” ujar Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia Andrew F. Saputro kepada Warta Kota, Minggu (19/8/2018).

Ahyudin mengatakan, saat ini penduduk Lombok sangat membutuhkan selimut, terpal, air dan bahan makanan siap saji.

Masih banyak korban gempa Lombok yang belum terjamah bantuan karena minimnya akses transportasi.

Warga juga banyak yang bertahan hidup dengan cara swadaya.

“Saat ini kebutuhan pokok seperti air, makanan siap saji bergizi dan terpal merupakan bantuan yang kami prioritaskan. Bantuan susu cair ini nantinya akan didistribuskan di berbagai daerah di Lombok,” ujar Ahyudin.

Menurut data yang dikumpulkan ACT, terjadi sebanyak 663 kali gempa susulan di wilayah Lombok sejak awal Agustus 2018. Pada Kamis (16/8/2018) yang lalu, puting beliung dilaporkan juga terjadi di pos pengungsian Sambik Bangkol, Kabupaten Lombok. Bahkan kemaren, 18 Agustus, Lombok kembali diguncang gempa dengan kekuatan 6,5 Skala Richter (SR).

Kondisi ini membuat warga Lombok kembali trauma tidur di rumah.

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help