Info Kementerian

Mendagri Tjahjo Kumolo Jelaskan Alasan Keluarkan Surat Mendagri Terkait Gempa Lombok

Mendagri Tjahjo Kumolo menjelaskan latarbelakang keluarnya surat Mendagri No 977/6131/Sj dan No 977/6132/Sj tgl 20 Agust 2018.

Mendagri Tjahjo Kumolo Jelaskan Alasan Keluarkan Surat Mendagri Terkait Gempa Lombok
Kompas.com
Tjahjo Kumolo 

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah berkoordinasi dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei, terkait penanganan dampak bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Salah satu bahasan yang mengemuka dalam koordinasi tersebut adalah mengenai perlunya penanganan secara lebih cepat dan cermat.

Sebab masyarakat yang menjadi korban gempa membutuhkan penanganan segera.

"Saya kira hari ini kami membuat radiogram hasil koordinasi kami dengan Pak Willem, bahwa kalau BNPB pesan-beli lagi peralatan itu perlu waktu, maka kami minta pada BPBD di daerah yang dekat dengan NTB mengirimkan segera apa yang dia punya," kata MendagriEBAGAU.

BPBD terdekat dari NTB, seperti Bali dan Jawa, diinstruksikan segera mengirimkan bantuan personil berikut peralatan penanganan bencana.

Mendagri menyebutkan kebutuhan masyarakat terdampak bencana terus mengalami peningkatan.

"Kami sudah memberi surat sebagai payung hukum, ini sifatnya gotong-royong, disamping Menkeu sudah mengalokasi dana cadangan," jelas Tjahjo Kumolo.

Mengenai desakan berbagai pihak agar pemerintah menetapkan bencana NTB sebagai bencana nasional, Mendagri mengatakan ada beberapa pertimbangan untuk menetapkan sebuah kejadian bencana statusnya menjadi bencana nasional.

Pertama, penetapan dilakukan bila pemerintah daerah tidak berfungsi. Dalam kenyataannya, sejauh ini pemda provinsi dan kabupaten setempat masih berfungsi dengan baik.

Kedua, penetapan dilakukan bila tidak ada akses terhadap sumber daya nasional. Pemerintah sendiri telah mengerahkan sumber daya nasional melalui semua kementerian/lembaga.

Halaman
123
Penulis: Achmad Subechi
Editor: Achmad Subechi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved