Idul Adha 2018

Keluarga Soeharto Sumbang 21 Sapi di Masjid At-tin, Salah Satunya Berbobot 900 Kilogram

Keluarga Presiden Soeharto menyumbang 21 ekor sapi. Salah satunya berbobot 900 kg.

Keluarga Soeharto Sumbang 21 Sapi di Masjid At-tin, Salah Satunya Berbobot 900 Kilogram
Warta Kota/Joko Supriyanto
Sejumlah hewan kurban dipersiapkan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) PD Darma Jaya, Cakung, Jakarta Timur. 

SEBAGIAN masyarakat Jakarta mulai menyumbangkan hewan kurbannya ke beberapa masjid di wilayahnya untuk disembelih pada saat hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Rabu (22/8) besok.

Hal itu ternyata juga dilakukan oleh keluarga Presiden RI ke-2 Soeharto.

Dimana keluarga Soeharto menyumbangkan 21 ekor sapi yang nantinya akan disembelih di halaman belakang Masjdi At-tin, Cipayung, Jakarta Timur.

"Untuk tahun ini, ada 21 sapi yang disumbangkan oleh keluarga pak Soeharto ke Masjid At-tin," kata Kepala Bidang Peribadatan Masjid At-tin, Ustad Karnali, Selasa (21/8/2018).

Dikatakan Karnali, bahwa keluarga cendana memang sudah rutin menyumbangkan hewan kurban saat pelaksanaan hari raya Idul Adha.

Nantinya hewan kurban tersebut akan dibagikan ke beberapa masyarakat sekitar dan beberapa yang telah mengajukan proposal.

Baca: Hari Ini, Jamaah Pusdiklat Muslimah Center Cipayung Sudah Melaksanakan Salat Idul Adha

Baca: Prabowo dan Titiek Soeharto Didoakan Bersatu, Sandiaga Uno Bilang Amin Paling Kencang

Baca: Idul Adha di Arab Saudi dan Indonesia Beda Sehari, Menteri Agama Minta Tak Perlu Dibesarkan

Hewan kurban yang disumbangkan oleh keluarga Cendana tersebut diambli dari Daerah Tapos, Jawa Barat.

Rata-rata berat dari sapi tersebut sekitar 800 kilogram hingga 900 kilogram.

"Kalo yang 1 ton gak ada, dibawah semua, kira-kira 800 sampai 900 kilo," katanya.

Mengenai sistem pembagian hewan kurban, untuk menghindari terjadinya kericuhan, pihak panitia masjid hanya memberikan bagi yang proposal telah disetujui, hal itu sesuai dengan sistem yang diterapkan pada tahun lalu.

"Untuk pembagian dengan cara penerimaan proposal yang sudah ditentukan, untuk menentukan siapa saja yang berhak mendapatkan kupon tersebut, nanti pas hari H akan dipanggil sesuai dengan permintaan, jadi tidak ada pembagian secara langsung," katanya. 

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved