Asian Games 2018

Hijab Tak Halangi Sarah Manzilina Meraih Mimpi di Asian Games 2018

Polo air merupakan olahraga yang asing untuk sebagian orang yang berhijab atau berkerudung.

Hijab Tak Halangi Sarah Manzilina Meraih Mimpi di Asian Games 2018
Warta Kota/Gisesya Ranggawari
Atlet timnas polo air Sarah Manzilina. 

POLO air merupakan olahraga yang asing untuk sebagian orang yang berhijab atau berkerudung.

Lantaran olahraga air ini mengharuskan satu tim menggunakan seragam yang sama, hal ini menjadi dilema tersendiri bagi Sarah Manzilina.

Sarah merupakan satu-satunya pemain yang berhijab di dalam skuat Timnas Polo Air Putri Indonesia yang berlaga di Asian Games 2018.

Mau tidak mau, pemain yang membela DKI Jakarta pada PON 2016 ini harus mengikuti suara mayoritas yang tidak menggunakan pakaian tertutup saat bertanding.

"Kalau di Polo Air itu harus seragam, karena aku satu-satunya yang hijab jadi ya ngga apalah. Kan kalau keluar air aku tutup pakai handuk park," kata Sarah kepada wartawan Warta Kota.

Sepuluh tahun ke belakang, lulusan Fakultas Keolahragaan dari Universitas Negeri Jakarta ini menggeluti dunia renang yang banting stir ke polo air.

Pindah ke olahraga polo air juga sempat mendapat pertentangan dari sang Ibunda yang menanggap polo air merupakan olahraga yang cukup rumit dan lebih mengutamakan fisik seperti pria.

"Awalnya aku suka latihan renang di samping arena polo air kan, terus penasaran aja ngintip latihan polo air. Eh suka, terus aku pindah," papar Sarah.

"Sempat dilarang sama Mamah karena menurutnya polo air olahraga untuk laki-laki yang mengutamakan fisik. Tapi karena aku pengen ya ujungnya boleh lah," lanjut Sarah.

Sarah yang menjalani debutnya di Asian Games merasa seperti mimpi menjadi nyata dapat turut perpartisipasi membela negara Indonesia di event olaharaga terbedar se-Asia itu.

"Wah luar biasa sih rasanya. Berasa mimpi, sampai sekarang saja aku masih ga nyangka bisa bermain di Asian Games," kata dara kelahiran Karawang 23 tahun yang lalu.

Lebih lanjut Sarah mengatakan peluang Indonesia di polo air di Asian Games ini adalah sebagai belajar dan menambah pengalaman dirinya.

Lantaran Indonesia tergabung dalam grup kuat bersama tiga negara top 10 dunia yaitu China, Jepang, Kazakhstan, Thailand, dan Hongkong.

"Di sini sebagai pengalaman saja sih ya. Karena kami di tim juga sebenarnya masih kalah dari Jepang, China dan Kazakhstan. Walaupun kami sudah berlatih keras sampai ke Serbia tapi mungkin masih kurang. Tapi kami tetap akan berjuang yang terbaik di setiap pertandingannya," tutur Sarah.

Tekad meraih mimpi mengajarkan jika niat dan semangat akan meruntuhkan apapun, contohnya Sarah yang rela tidak berhijab saat bertanding demi Merah Putih.

Penulis: Gisesya Ranggawari
Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved