Pilpres 2019

Diminta Fokus Susun RAPBN 2019, Sri Mulyani Tak Masuk Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin

Sri Mulyani hanya melempar senyum ketika ditanya terkait namanya dimasukkan dalam susunan tim pemenangan tanpa persetujuannya.

Diminta Fokus Susun RAPBN 2019, Sri Mulyani Tak Masuk Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin
TRIBUNNEWS/APFIA TIOCONNY BILLY
Menteri Keuangan Sri Mulyani seusai upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia di lapangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (17/8/2018). 

MENTERI Keuangan Sri Mulyani memutuskan keluar dari susunan struktur tim pemenangan bakal capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Hal tersebut dilakukan Sri Mulyani, karena tidak mendapatkan restu dari Presiden Joko Widodo.

"Presiden melihat kepentingan lebih besar dari sisi perekonomian. Saya selama ini kan sudah menyampaikan saya fokus untuk mengelola keuangan negara," ujar Sri Mulyani di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/8/2018).

Baca: Ketua DPR Minta Masyarakat Disiplin Bayar Iuran Agar BPJS Kesehatan Tidak Defisit

Mantan Direktur Bank Dunia itu menilai, perekonomian Indonesia saat ini membutuhkan perhatian khusus dari pihak-pihak terkait, terlebih pemerintah akan membahas RAPBN 2019.

"Pokoknya saya mengatakan saya fokus di APBN, dan itu sesuai dengan (permintaan) Presiden," ucapnya.

Sri Mulyani hanya melempar senyum ketika ditanya terkait namanya dimasukkan dalam susunan tim pemenangan tanpa persetujuannya.

Baca: Tutut Pamer Foto Liburan Keluarga Cendana, Kesempatan Langka di Sela Kesibukan Soeharto

‎Sebelumnya diberitakan, beberapa menteri dan setingkat menteri masuk dalam tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin, di antaranya Menko PMK Puan Maharani, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Sekretaris Kabinet masuk ke dalam struktur tim pemenangan dengan posisi dewan pengarah.

Kemudian, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko ditunjuk menjadi Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional, dan Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi menjadi juru bicara tim pemenangan. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help