Banyak Hewan Kurban di Tangsel Sakit Mata, Amankah Disembelih dan Dikonsumsi?

"Dari satu lapak itu ditemukan satu atau dua sakit mata," kata Kepala Seksi Peternakan, Sandra Larasati, Selasa (21/8/2018).

Banyak Hewan Kurban di Tangsel Sakit Mata, Amankah Disembelih dan Dikonsumsi?
Warta Kota/Adhy Kelana
hewan kurban 

Menjelang hari raya Idul Adha Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menemukan sejumlah sapi dan kambing yang sakit mata setelah melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban.

Temuan tersebut berasal dari sekitar 50 lapak hewan kurban yang tersebar di berbagai titik di wilayah Tangerang Selatan dengan jumlah sapi dan kambing mencapai sekitar 2500 ekor.

"Dari satu lapak itu ditemukan satu atau dua sakit mata," kata Kepala Seksi Peternakan, Sandra Larasati, Selasa (21/8/2018).

Sandra menjelaskan, sakit mata yang diderita hewan kurban itu disebabkan akibat perjalanan dari tempat asal menuju lapak pedagang yang diangkut dengan truk terbuka.

Selain itu, faktor lapak yang berada tepat di pinggir jalan juga menjadi penyebab sakit mata hinggap di hewan kurban.

"Karena mereka transportasi dengan mobil ada angin dan lapak yang di pinggir jalan, kena debu," ungkapnya.

Menurut sandra, penyakit mata pada hewan kurban bukanlah hal yang membahayakan, dagingnya pun tetap dapat dikonsumsi khalayak.

Hewan kurban yang didiagnosis terkena sakit mata pun sudah diberikan vitamin mata dan jamu untuk mengembalikan kesehatan sapi dan kambing.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved