Gempa Bumi

Jokowi: Yang Paling Penting Penanganan Langsung di Lapangan, Bukan Status Bencana Nasional

Jokowi mengaku terus melakukan pemantauan penanganan gempa bumi di Lombok, di mana rencananya ke depan akan melakukan peninjauan kembali.

Jokowi: Yang Paling Penting Penanganan Langsung di Lapangan, Bukan Status Bencana Nasional
BNPB
Masjid yang roboh akibat gempa Lombok, NTB, Minggu (5/8/2018). 

PRESIDEN Joko Widodo memiliki alasan tertentu, sehingga belum meningkatkan status bencana gempa bumi di Lombok, NTB, menjadi bencana nasional.

Menurut Jokowi, penanganan gempa bumi di Lombok telah dilakukan oleh pemerintah pusat dan berbagai pihak, di mana sekarang sedang disiapkan Instruksi Presiden (Inpres).

"Yang paling penting menurut saya bukan ditetapkan (bencana nasional) atau tidak ditetapkan, yang paling penting adalah penanganan langsung di lapangan, bahwa pemerintah pusat total memberikan dukungan penuh bantuan, baik kepada Pemprov, Pemkab, dan tentu saja yang paling penting kepada masyarakat, intinya ke sana," tutur Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (20/8/2018).

Baca: Alasan Fahri Hamzah Minta Jokowi Tetapkan Gempa NTB Jadi Bencana Nasional

Jokowi mengaku terus melakukan pemantauan penanganan gempa bumi di Lombok, di mana rencananya ke depan akan melakukan peninjauan kembali.

"Saya ikuti terus kok, setiap menit saya ikuti terus. Tadi malam dapat info dari sana, mungkin enggak tahu saya mau mengatur waktu lagi ke Lombok," papar Jokowi.

Gempa berkekuatan 6,9 SR kembali mengguncang Lombok, NTB, Minggu (19/8/2018) sekitar pukul 19.56 WIB. Ini merupakan gempa yang kesekian kalinya dalam rentang waktu yang berdekatan.

Musibah ini juga mengakibatkan 10 warga meninggal. Guncangan juga mengakibatkan 24 orang luka dan lebih dari 150 rumah serta fasilitas ibadah rusak. Gempa besar 7.0 SR juga sempat terjadi di Lombok Utara pada 5 Agustus 2018. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved