Jadi Tersangka, Sam Aliano akan Lapokan Balik Nikita Mirzani ke Polda Metro Jaya

Sam Aliano mempertanyakan apakah kerugian itu disebabkan oleh laporannya ke KPI, atau karena beredarnya cuitan tersebut.

Jadi Tersangka, Sam Aliano akan Lapokan Balik Nikita Mirzani ke Polda Metro Jaya
Warta Kota/Hamdi Putra
Sam Aliano ketika diwawancarai oleh awak media terkait kunjungannya ke KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2018). 

KETUA Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia (APMI) Sam Aliano, memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kasus antara dirinya dengan Nikita Mirzani, Senin (20/8/2018) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Roberto Pasaribu mengatakan, dalam beberapa bulan penyidikan, pihaknya telah melakukan gelar perkara dan meningkatkan status Sam Aliano sebagai tersangka, Senin (13/8/2018).

Tidak hanya itu, Nikita Mirzani dan pengacaranya, Fahmi Bachmid, juga mengumbar kepada media bahwa Sam Aliano telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca: Sam Aliano: Nikita Mirzani Rugi karena Laporan Saya ke KPI, atau karena Cuitan Twitternya?

"Menurut saya, pengacara Nikita Mirzani tidak boleh memviralkannya, karena belum ada statement resmi dari polisi. Selain itu, dia juga bukan jubir dan bukan perwakilan polisi. Akibatnya, ini bisa mencelakakan orang, justru yang dirugikan adalah diri saya," ujar Sam Aliano di Mapolda Metro Jaya, Senin (20/8/2018).

Namun pada hari yang sama, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan membantah telah menetapkan Sam Aliano sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik, sebagaimana yang dilaporkan artis Nikita Mirzani.

"Saya merasa curiga karena pada Hari Senin tanggal 13 Agustus 2018 telah terjadi perbedaan statement antara Pak Kombes Pol Adi Deriyan sebagai Direktur Reskrimsus dengan Pak AKBP Roberto Gomgom Pasaribu sebagai Kasubdit Cyber Crime," kata Sam Aliano di Mapolda Metro Jaya, Senin (20/8/2018).

Baca: TGB Dukung Jokowi, Politikus PDIP: Kita Juga Bisa Berharap Kejutan dari Rizieq Shihab

"Berita yang beredar di media ada statement Pak AKBP Roberto yang mengatakan bahwa status saya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan Pak Kombes Adi membantah dengan tegas. Ini ada apa? Kenapa bisa berbeda?" sambungnya.

Sementara, Nikita Mirzani saat jumpa pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/8/2018), mengaku akan membuka pintu damai untuk Sam Aliano dengan meminta ganti rugi Rp 5 milliar.

Oleh karena itu, pada Kamis (23/8/2018) mendatang, Sam Aliano akan melaporkan Nikita Mirzani dan AKBP Roberto Gomgom Pasaribu serta akun Twitter @NikitaMirzani ke Polda Metro Jaya, atas dugaan pencemaran nama baik dan menjatuhkan saham perusahaannya.

Baca: Lelah Cari Dukungan, Sam Aliano Berniat Gugat Aturan Ambang Batas Pencapresan ke MK

"Saya menduga ada permainan mata antara dua pihak. Nikita Mirzani minta damai dengan syarat tebusan uang 5 miliar sebagai syarat untuk mencabut laporannya. Saya duga nanti uang itu dibagi-bagi hasil oleh kedua pihak tersebut," papar Sam Aliano.

Halaman
12
Penulis: Hamdi Putra
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help