Wisata Budaya

Dinosaurus Muncul Jadi Pemenang Karnaval 'Sedekah Bumi' di Desa Sumari Gresik

Selain adu kreativitas, setiap ikon RT yang ditampilkan harus didukung oleh warga saat berkeliling kampung sebagai kriteria penilaian bagi pemenang.

Dinosaurus Muncul Jadi Pemenang Karnaval 'Sedekah Bumi' di Desa Sumari Gresik
Kompas.com/Hamzah
Ibu-ibu bercaping dan berkebaya membawa bakul berisi sayuran saat acara karnaval 'Sedekah Bumi' di Desa Sumari, Gresik, Jawa Timur, Minggu (19/8/2018). 

Sedangkan RT 002 mengandalkan ikon berupa buaya raksasa. Warganya memilih mengenakan baju adat khas jawa.

“Sebenarnya untuk Desa Sumari itu ada tiga pedukuhan, Sumari sendiri, Jetek, dan Brakung. Tapi untuk agenda kali ini, khusus untuk warga di Sumari saja karena tempat pelaksanaan juga hanya bertempat di Sumari," ucap Arif.

Ikon kuda tampil saat karnaval 'Sedekah Bumi', di Desa Sumari, Gresik, Jawa Timur, Minggu (19/8/2018).
Ikon badak raksasa tampil saat karnaval 'Sedekah Bumi', di Desa Sumari, Gresik, Jawa Timur, Minggu (19/8/2018). (Kompas.com/Hamzah)

Menurut dia, ada enam RT yang tampil dalam Sedekah Bumi. Misalnya, RT 003 memilih menggunakan ikon badak raksasa dan warganya mengikuti berkeliling kampung.

Warga RT 004 A memilih membuat walang (belalang) berukuran besar yang didukung ibu-ibu yang kompak berdandan ala penyihir.

Sementara RT 004 B memilih nuansa alam dengan mengandalkan ikon berupa burung murai, singa, serta alam pedesaan dalam bentuk replika sawah.

Sedangkan RT 005, mengandalkan kreativitas warga membuat ikon hulk dengan ukuran besar. Pada saat berkeliling kampung, para warga RT 05 baik pria maupun wanita berdandan mewakili berbagai profesi pekerjaan maupun pejuang.

Warga RT 006 A yang mengangkat ikon dinosaurus dan warga berdandan ala orang Papua. Dan, warga RT 006 memilih ikon kuda dan tampilan warga seperti ulama wali songo.

“Untuk persiapan sendiri, semua sudah kita persiapkan sejak jauh hari. Bahkan sejak satu bulan yang lalu, sebab untuk pengerjaan yang paling lama itu ya membuat hulk ini (ikon raksasa) yang ditampilkan,” ucap Koiri, Ketua RT 005.

Baca: Pemkab Lebak Optimistis Wisata Budaya Baduy Bisa Mendunia

Acara 'Sedekah Bumi' itu bukan hanya menarik warga setempat, melainkan warga luar Sumari juga tertarik menontonnya.

“Kebetulan dengar ada acara ini, anak saya minta lihat ke sini. Selain itu, saya sendiri juga penasaran desain (ikon) apa saja yang ditampilkan pada tahun ini, kan tahun kemarin tidak ada. Jadi nggak apa-apa meski cuaca panas,” tutur Markunah, warga Brakung, tetangga desa.

Halaman
123
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved