Berdagang di Gedung Baru, Ratusan Pedagang Alat Teknik dan Listrik Pasar Jembatan Merah Menjerit

Ratusan pedagang alat teknik dan listrik Pasar Jembatan Merah yang sudah menempati Pasar Harko Jembatan Merah, mengeluh.

Berdagang di Gedung Baru, Ratusan Pedagang Alat Teknik dan Listrik Pasar Jembatan Merah Menjerit
Warta Kota/ Panji Baskhara Ramadhan
Para pedagang di Pasar Harko Jembatan Merah, Jakarta 

RATUSAN pedagang alat teknik serta listrik Pasar Jembatan Merah, Kelurahan Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat diketahui saat ini sudah tempati di gedung baru yakni di Pasar Harko Jembatan Merah, sejak seminggu yang lalu.

Namun, para pedagang pun menyebut gedung berlantai tiga ini belum layak untuk dihuni.

Bahkan, para pedagang juga menyebutkan bila kondisi kini di Gedung Harko Jembatan Merah, seperti pasar mati atau tak ada satupun warga yang datang berkunjung.

Ditambah, pedagang-pedagang alat teknik serta listrik mengeluhkan perihal pemasangan sambungan telepon yang baru (nomor baru) dan dipungut biaya.

Sehingga, dengan mengganti nomor baru para pelanggannya pun rata-rata hilang, dan sangat sulit memghubungi para pedagang.

Tak hanya itu, kondisi di itu gedung sendiri menurut para pedagang belum sepenuhnya masuk, lantaran akses masuk ke dalam gedung masih sangat sulit.

Hal ini diceritakan Djunaedi (60), salah seroang pedagang alat teknik dan listrik ketika ditemui Warta Kota, di Jalan Pejagalan, Sawah Besar, Senin (20/8/8/2018).

Djunaedi mengatakan,  pihak PD Pasar Jaya itu sendiri terbilang agak memaksakan, untuk memasukkan pedagang-pedagang alat teknik dan listrik ke kios-kios di dalam gedung tersebut.

"Saya maunya nomor telepon untuk pelanggan kami itu disambungkan. Jangan dibuatin baru. Sudah diminta buat baru, bayar pula. Kalaupun nomor baru, mana berdering telepon saya. Tak ada pelanggan yang tahu lantaran kebanyakan pelanggan saya tahunya nomor yang lama kan ya. Kalau begini bisa mati usaha saya dan juga teman-teman pedagang lain. Keluhannya, juga sama seperti saya," ungkap Djunaedi.

Seminggu yang lalu, Djunaedi membenarkan di lokasi penampungan pedagang alat teknik dan listrik telah diratakan oleh PD Pasar Jaya.

Halaman
12
Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved