Bandara Soekarno-Hatta Gelar Kompetisi Pemadam Kebakaran

PT Angkasa Pura II melalui unit Airport Rescue and Fire Fighting (ARRF) menggelar Final ARFF Challenge II 2018, Senin (20/8/2018).

Bandara Soekarno-Hatta Gelar Kompetisi Pemadam Kebakaran
Warta Kota/Andika Panduwinata
Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II melalui unit Airport Rescue and Fire Fighting (ARRF) menggelar Final ARFF Challenge II 2018, Senin (20/8/2018). 

PENGELOLA Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II melalui unit Airport Rescue and Fire Fighting (ARRF) menggelar Final ARFF Challenge II 2018, Senin (20/8/2018).

Bertajuk ‘Pati Hagni Kapti Rahayu’ atau bersama-sama memadamkan api dengan selamat, kompetisi terbagi dalam lima tipe yang dilombakan.

Pertama skill competition, kedua water attack, ketiga fire fighting relay, keempat fire fighter fit, kelima search and rescue.

Ada pun lokasi bertempat di Lapangan Halang Rintang ARFF Gedung 750 ARFF Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Acara tersebut dibuka oleh Djody Prasetyo, Deputy Executive General Manager Of Airport Operation Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II (Persero).

Dia mengatakan, selain rutin, gelaran itu juga sebagai bagian dalam memperingati HUT Repubik Indonesia ke -73.

“Kompetisi sangat diperlukan untuk memberikan motivasi kepada seluruh personel agar tetap selalu semangat dalam menjalankan tugasnya. Selalu semangat dalam melaksanakan latihan-latihan yang ada demi menunjang tugas dan kewajiban sebagai personel ARFF serta untuk memupuk loyalitas, disiplin dan kerjasama yang baik,” ujar Djody.

Dirinya mengapresiasi apa yang telah dilakukan unit ARRF Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Djody mengaku bangga dengan pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Karena kegiatan seperti ini dapat menguji keterampilan personel, kerjasama tim antar personel, memupuk rasa sportivitas yang tinggi untuk pembinaan mental personel. Selain itu hal ini juga dapat menjalin tali silaturahmi antar personel dan meningkatkan motivasi kerja personel,” terangnya.

Djody menyebutkan, dengan status Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai bandara utama dengan lalu lintas tersibuk peringkat 17 dunia.

Keterampilan dan kecakapan personel unit ARRF mutlak diperlukan untuk mengantisipasi jika terjadi keadaan darurat.

“Hari ini adalah final,” ujar Djody seraya menambahkan rangkaian kompetisi ini dilakukan setelah sebelumnya diselenggarakan babak penyisihan pada 6-13 Agustus 2018. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved