Warga Sandratex Ciputat Ancam Ggelar Unjuk Rasa Terkait Kebijakan Penutupan U-Turn

"Kasian anak sekolah, guru2 harus muter dulu di pasar jumat, kenapasih main tutup-tutup aja," ujarnya.

Warga Sandratex Ciputat Ancam Ggelar Unjuk Rasa Terkait Kebijakan Penutupan U-Turn
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Sejumlah pengendara motor melawan arah dari arah Pasar Ciputat. 

PENUTUPAN sejumlah titik u turn atau putaran arah di Jalan Ir H Juanda, Ciputat, Tangerang Selatan menuai respons negatif dari warga Sandratex Rempoa, Ciputat Timur.

Menurut salah satu warganya, Suryadi Nian, penutupan u-turn di dekat tempat tinggalnya dianggap tidak efektif dan hanya memindahkan titik kemacetan.

"Harusnya dishub melakukan survey dulu, itukan jalan negara. Itu hanya memindahkan titik kemacetan bukan ngasih solusi," ungkap Suryadi kepada Warta Kota, Minggu (19/8/2018).

Rencananya, Suryadi dan warga lainnya akan menggelar unjuk rasa dalam waktu dekat terkait kebijakan Dinas Perhubungan yang dianggap menutup jalan secara seenaknya.

"Kasian anak sekolah, guru2 harus muter dulu di pasar jumat, kenapasih main tutup-tutup aja," ujarnya.

Sebelumnya, pihak Universitas Islam Negeri (Jakarta) juga melayangkan surat permohonan ke Dishub untuk membuka road barrier yang berada tepat di depan kampus.

Surat yang ditandatangani oleh Rektor UIN Jakarta, Profesor Dede Rosyada itu mempertimbangkan mobilitas mahasiswa dan dosennya jika u-turn tetap ditutup.

Penutupan u-turn di Jalan Ir H Juanda Ciputat sudah dimulai sejak tanggal 14 Agustus lalu.

Tiga titik yang terkena imbas kebijakan itu adalah u-turn di depan kampus UIN Jakarta, u-turn di depan Kompleks Dosen UI, dan u-turn di Sandratex.

Akan tetapi, u-turn di depan Kompleks Dosen UI kini sudah dibuka kembali oleh Dishub Tangsel, para pengendara pun kini sudah dapat melakukan putar arah di tempat itu.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help