Home »

News

» Jakarta

Bedah Rumah

Rumahnya Dibedah Pemerintah, Renty Hanya Bisa Terharu dan Bersyukur

Untuk ketiga kalinya Kecamatan Kebon Jeruk dan Pemkot Jakarta Barat bersama Baziz dan CSR gerakkan program bedah rumah warga miskin.

Rumahnya Dibedah Pemerintah, Renty Hanya Bisa Terharu dan Bersyukur
Warta Kota/ Panji Baskhara Ramadhan
Kecamatan Kebon Jeruk dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat bersama Baziz dan Corporate Social Responsbility menggerakkan program bedah rumah warga miskin milik Irene (60) di RT 01/01, Kelurahan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. 

UNTUK ketiga kalinya pihak Kecamatan Kebon Jeruk dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat bersama Baziz dan Corporate Social Responsbility (CSR) menggerakkan program bedah rumah warga miskin.

Kini, satu rumah kumuh milik Ranty (60), yang beralamat di RT 01/01, Kelurahan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Tak disangka, cukup memakan waktu selama dua-tiga bulan, rumah Renty kini nampak layak untuk dihuni bersama suami, beserta delapan anaknya.

Saat peresmian, Minggu (19/8/2018) pagi hingga siang ini Renty pun hanya sanggup terperangah dan terkagum-kagum kala melihat kediamannya yang kini megah tak lagi reot.

Sebelum dibedah rumah wanita yang diketahui profesinya hanya pekerja serabutan ini dan ibu rumah tangga nyaris roboh dan juga tak layak untuk dihuni.

Kecamatan Kebon Jeruk dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat bersama Baziz dan Corporate Social Responsbility menggerakkan program bedah rumah warga miskin milik Irene (60) di RT 01/01, Kelurahan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Kecamatan Kebon Jeruk dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat bersama Baziz dan Corporate Social Responsbility menggerakkan program bedah rumah warga miskin milik Irene (60) di RT 01/01, Kelurahan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. (Warta Kota/ Panji Baskhara Ramadhan)

Atap rumahnya juga nampak banyak lubang sehingga di kala hujan mendera merapkali basahi lantai rumahnya itu.

Bersama delapan anaknya, Renty juga terlihat menitikkan air mata.

Tak bosan untuk ucap rasa terima kasihnya kepada pemerintah serta masyarakat setempat, yang sudah bantu untuk bedah kediamannya selama puluhan tahun dia tinggali.

Renty pun bersyukur karena saat ini ia tak malu lagi menerima tamu di rumahnya.

"Dulu, saya malu, dan apa daya memang tidak punya uang untuk merenovasikan rumah saya. Atap bocor, tembok retak, kalaupun ada angin, rumah saya mungkin rubuh. Sekarang saya tak malu lagi menerima tamu. Saya senang rumah saya sudah asri," ucapnya di lokasi peresmian.

Halaman
123
Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help