Lagi, Satpol PP Gerebek Toko Jual Miras di Depok, 177 Botol Disita

"Sebab miras menjadi pemicu utama banyak tindak kriminalitas yang terjadi di Depok," katanya.

Lagi, Satpol PP Gerebek Toko Jual Miras di Depok, 177 Botol Disita
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menggerebek Toko Roy di jalan Kartini, Pancoranmas, Depok yang menjual minuman keras (miras) ilegal. Disini petugas mendapati dan menyita 177 botol miras berbagai jenis. 

SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok kembali menggelar operasi senyap dengan menggerebek toko yang menjual minuman keras (miras) ilegal di Depok.

Kali ini yang disasar adalah Toko Roy di Jalan Kartini, Pancoranmas, Kota Depok, Minggu (19/8/2018).

Dari sana petugas mendapati dan menyita 177 botol miras berbagai jenis.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menggerebek Toko Roy di jalan Kartini, Pancoranmas, Depok yang menjual minuman keras (miras) ilegal. Disini petugas mendapati dan menyita 177 botol miras berbagai jenis.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menggerebek Toko Roy di jalan Kartini, Pancoranmas, Depok yang menjual minuman keras (miras) ilegal. Disini petugas mendapati dan menyita 177 botol miras berbagai jenis. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Kepala Satpol PP Depok Yayan Arianto mengatakan semua botol miras yang didapat dari sana diamankan pihaknya ke Kantor Satpol PP Depok.

"Pemilik toko kami peringatkan keras agar tak lagi menjual miras," kata Yayan.

Sebab kata dia dengan menjual miras di pemukiman warga maka pemilik dan pengelola toko dipastikan telah melanggar Perda Depok Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum serta Perda Depok Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol.

Dimana sanksinya sesuai Perda, adalah denda maksimal Rp 50 Juta dan atau hukuman kurungan maksimal 3 bulan.

"Jika ke depan toko masih menjual miras, maka akan kita ajukan ke pengadilan karena melakukan tindak pidana ringan yakni pelanggaran Perda Depok," katanya.

Karenanya kata dia pengelola dan pemilik toko didata pihaknya.

Ke depan, kata Yayan pihaknya akan terus menggelar operasi senyap peredaran miras di Depok secara tiba-tiba.

Hal itu katanya untuk menekan dan meminimalisir peredaran miras di Depok serta membuat Depok bebas miras.

"Sebab miras menjadi pemicu utama banyak tindak kriminalitas yang terjadi di Depok," katanya.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved