Kisah Bus Metro Mini, Andalan Asian Games 1962, dan Dilarang Beredar di Asian Games 2018

Setelah Asian Games 1962 dan Ganefo selesai, bus-bus itu lantas dijadikan transportasi masyarakat Jakarta.

Kisah Bus Metro Mini, Andalan Asian Games 1962, dan Dilarang Beredar di Asian Games 2018
Warta Kota/Joko Supriyanto
Sebuah metro mini jurusan Kampung Melayu menghantam portal pembatas jalur busway di Jatinegara. Sabtu (2/6). 

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan pihaknya sebenarnya bisa saja mengandangkan bus-bus yang tak laik jalan ini sesuai dengan Perda Transportasi. Namun menurutnya, itu terlalu menekan pemilik mobil.

Ia pun tetap mengikuti rencana awal untuk mengajak pemilik kendaraan bergabung di bawah Transjakarta.

"Konsep yang akan nanti kita akan terapkan itu bukan ingin menjadi Metromini punah, bukan Kopaja punah. Malah justru, ke depan, kita ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada operator existing untuk tetap melakukan usaha di bidang transportasi," ujar Andri, Minggu (19/8/2018).

Andri mengatakan kebijakan ini sesuai dengan keingin Gubernur DKI Anies Baswedan. Anies disebut ingin tak hanya penumpang yang untung, namun juga sopir dan pemilik armada.

Andri menyakini lambat laun, pemilik kendaraan akan bergabung. "Ya optimis dong. Harus optimis. Selama niat kita mensejahterakan masyarakat. Ada operator, usaha, ada masyarakat, semua ingin menjadi bagus insya Allah bagus," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Metro Mini, Diandalkan di Asian Games 1962, Dilarang di Asian Games 2018", Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Diamanty Meiliana

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved