Asian Games 2018

Suporter Mengamuk Tiket Harga Rp 75 Ribu Habis, Petugas Loket Kabur

Tiket online yang bermasalah membuat suporter membeli langsung di Stadion Patriot Candrbhaga Kota Bekasi.

Suporter Mengamuk Tiket Harga Rp 75 Ribu Habis, Petugas Loket Kabur
WARTA KOTA/MUHAMAD AZZAM
Antrean panjang pembelian tiket laga Asian Games 2018 antara Timnas Indonesia vs Laos, membeludak hingga ke Jalan Protokol Ahmad Yani, Kota Bekasi, Jawa Barat. 

TIKET online yang bermasalah membuat suporter membeli langsung di Stadion Patriot Candrbhaga Kota Bekasi.

Tak ayal, antrean menjadi panjang. Namun saat antrean masih panjang, tiket kategori B seharga Rp 75 ribu sudah habis terjual. Pengumuman habisnya tiket itu diutarakan panitia, menggunakan pengeras suara.

Hal itu membuat pendukung Timnas Indonesia kecewa dan mengamuk. Mereka emosi dan berteriak kepada panitia.

Baca: Masyarakat Pilih Antre Tiket Laga Timnas Ketimbang Ikut Upacara dan Lomba 17 Agustusan

Takut kondisi semakin parah, para panitia penjual tiket di pintu utara meninggalkan loket, lantaran emosi para suporter tidak terkendali.

Habisnya tiket membuat suporter bingung, lantaran loket baru saja dibuka pukul 08.00n tetapi pukul 09.00 sudah habis terjual, dan hanya tersisa tiket seharga Rp 300 ribu dan Rp 500 ribu.

Mereka yang tidak memiliki cukup uang terpaksa kembali pulang. Tetapi, ada sejumlah suporter yang tidak terima tiket seharga Rp 75 ribu habis. Mereka menyebut tiket habis karena diborong calo.

Baca: Libur 17 Agustus, Antrean Pembelian Tiket Indonesia Vs Laos Meluber Hingga Bahu Jalan

"Saya enggak percaya, masa baru buka satu jam sudah habis tiketnya. Pada ke mana tuh tiket? Tuh calo masa sudah pada nawarin tiket masih pagi gini, diborong calo tuh," teriak suporter.

Ia menilai panitia tidak profesional dalam mengurus Asian Games 2018.

"Panitianya payah, ini antrean masa panjang, tiket sudah habis begini," keluh suporter lainnya.

Baca: Ini Kronologi Aris Bunuh Rina Casrina di Gudang Kosong

Bahkan, ada suporter yang berteriak meminta polisi menangkap para calo, karena menurut mereka tiket habis karena dibeli calo.

"Polisi, tuh calo tangkep tuh. Kita jauh-jauh datang masa enggak kebagian tiket," ucap salah satu suporter.

Miftah, salah satu suporter, menilai antrean panjang disebabkan tiket online tidak bisa diakses, sehingga masyarakat datang membeli offline. Namun, ternyata mereka juga kehabisan tiket.

Baca: Gerakan #2019GantiPresiden Isu Menarik tapi Tidak Mendidik

"Memang pas saya datang antrean udah panjang. Eh, enggak tahunya tiketnya habis," cetusnya.

Maldini, suporter lainnya, meminta agar tiket seharga Rp 300 ribu dan VIP Rp 500 ribu, diturunkan harganya.

"Ini kan habis gini, kasihan yang udah datang jauh. Tolong dong harganya diturunin. Kalau Rp 300 ribu kita jujur enggak sanggup," ucapnya. (*)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help