Sam Aliano Siap Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasusnya dengan Nikita Mirzani

Pengusaha Sam Aliano siap memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kasus dirinya dan Nikita Mirzani.

Sam Aliano Siap Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasusnya dengan Nikita Mirzani
Warta Kota/Hamdi Putra
Sam Aliano ketika diwawancarai oleh awak media terkait kunjungannya ke KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2018). 

KETUA  Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia (APMI), Sam Aliano berencana akan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kasus dirinya dan Nikita Mirzani.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Adi Deriyan mengatakan bahwa Sam Aliano telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Nikita Mirzani.

"Saya sudah dapat info (Sam Aliano) tersangka. Saya dapat info langsung dari Kasubdit hari ini," ujar Kombes Pol Adi Deriyan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2018) seperti dikutip dari Kompas.com.

Sementara itu, Sam Aliano mengaku sudah menerima surat panggilan dari Polda Metro Jaya dan akan memenuhi undangan pemeriksaan lanjutan tersebut.

"Katanya hari Senin. Saya sudah cek ada kiriman ke kantor, panggilan. Saya lihatnya lebih awal di media malah. Disebutnya di situ jam 10 pagi. Saya belum info ke pengacara," tutur Sam Aliano kepada Warta Kota, Jumat (17/8/2018) malam.

Sam Aliano pernah melaporkan Nikita Mirzani ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) soal cuitan yang diduga melecehkan pahlawan dan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, Jumat (6/10/2017).

Kemudian, Nikita Mirzani melaporkan Sam Aliano ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pencemaran nama baik dan pemilik akun Twitter @PKI_terkutuk65 serta pemilik akun Facebook Aria Dwiyanto, Senin (9/10/2017).

Berdasarkan konferensi pers di Kemang, Jakarta Selatan, pada Rabu (4/10/2017), Nikita Mirzani menegaskan bahwa akun yang menyebarkan dugaan ujaran kebencian itu bukan miliknya.

Nikita Mirzani mengaku akibat pelaporan oleh Sam Aliano ke KPI, dirinya mengalami kerugian karena kehilangan beberapa pekerjaan.

Penulis: Hamdi Putra
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help