Berita Populer

PWNU Jogja Haramkan Umat Tonton Acara ILC: Tidak Ada Kaitan Dengan Pernyataan Mahfud MD!

PWNU Yogyakarta mengharamkan umat menonton tayangan ILC yang mengandung unsur provokatif, SARA, dan penyebaran fitnah.

PWNU Jogja Haramkan Umat Tonton Acara ILC: Tidak Ada Kaitan Dengan Pernyataan Mahfud MD!
hery/tribunpinrang.com
Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdatul Ulama (Lakpesdam NU) Kabupaten Pinrang, Subair Umam. 

PENGURUS Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Yogyakarta (Jogja) mengeluarkan fatwa terkait acara televisi Indonesia Lawyer Club (ILC).

PWNU Yogyakarta mengharamkan umat  menonton tayangan ILC yang mengandung unsur provokatif, SARA, dan penyebaran fitnah.

Fatwa tersebut dikeluarkan oleh Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat lalu.

Fatwa ini pun disinyalir ada hubungannya dengan blak-blakannya Mahfud MD dalam acara ILC, terkait kegagalannya meraih kursi Cawapres.

Tapi, Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdatul Ulama (Lakpesdam NU) Kabupaten Pinrang, Subair Umam, menegaskan, fatwa itu tak ada hubungannya dengan blak-blakannya Mahfud MD di ILC.

"Itu karena fatwa itu dikeluarkan 10 Agustus 2018, sedangkan Mahfud MD diundang setelahnya. Yakni, 14 Agustus 2018," katanya saat dikonfirmasi TribunPinrang.com, Kamis (16/8/2018).

Di sisi lain, ungkap Subair, fatwa itu juga tidak dikeluarkan oleh PB NU. Jadi, secara struktural tidak boleh digeneralkan ke semua jajaran.

"Tentu ada konteks tertentu fatwa itu dikeluarkan. Apalagi keharaman yang dimaksud bukan ILC-nya. Tapi tayangannya yang apabila mengandung unsur provokatif, SARA dan penyebaran fitnah," jelasnya.

Subair menambahkan, sikap NU saat ini sudah jelas, yakni berada pada posisi netral dalam hal politik. Jadi tak patut lagi ada upaya untuk mencampuradukkan NU secara kelembagaan dalam hal politik.

"Kalau secara person silakan. Tapi untuk ikutkan secara institusi dalam politik, itu yang tidak patut. Apalagi, NU sudah menyatakan kembali ke khittah pada 1984," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Suprapto
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help