Dex Trade sebagai Platform Perdagangan Mata Uang Kripto

Menurut informasi, Jepang dan China bekerja sama untuk membangun platform perdagangan mata uang kripto ini.

Dex Trade sebagai Platform Perdagangan Mata Uang Kripto
Istimewa
Ilustrasi. 

KIAN populernya mata uang digital tak hanya hanya terjadi di negara yang fasilitas jaringan internetnya sudah maju, Hal sama juga terjadi di dalam negeri.

Jika kita melihat secara lebih detail di pasar keuangan di Indonesia, kita akan melihat kecenderungan semakin menguatnya ketertarikan akan mata uang kripto, bahkan secara bertahap berkembang sebagai pusat perdagangan di Asia Tengara.

Hal ini terbukti dari setiap tahun semakin banyak acara atau pameran yang mengkhususkan pada mata uang kripto ini.

Bahkan, banyak pemain mata uang kripto internasional sudah melirik Indonesia sebagai pasar yang menarik.

Terbukti, setiap tahun, semakin banyak acara atau pameran yang mengkhususkan pada mata uang kripto ini.
Terbukti, setiap tahun, semakin banyak acara atau pameran yang mengkhususkan pada mata uang kripto ini. (Warta Kota)

Dalam konferensi press di New York beberapa waktu lalu, sebuah platform crypto exchange bernama Dex Trade resmi diluncurkan.

Seperti dalam siaran persnya yang diterima Warta Kota, Jumat (17/8/2018), plaftorm ini akan mengakomodasi perdagangan dari lebih seratus mata uang krypto terliquid.

Secara khusus, Dex Trade menjelaskan bahwa tujuan utamanya adalah ekspansi di pasar internasional dimana Indonesia terpilih sebagai salah satu negara tujuan tempat pengembangan pasar kripto ini.

Mengutip salah satu perwakilan dari plaftorm pertukaran mata uang kripto ini, Indonesia dipilih sebagai salah satu basis perdagangan adalah karena adanya dukungan dari pemerintah serta tingginya minat masyarakat.

John Maverick, pengamat dan analis kripto global mengatakan bahwa peluncuran Dex Trade termasuk salah satu peristiwa penting di dunia kripto.

"Menurut informasi yang didapat sejumlah ahli, Jepang dan China bekerja sama untuk membangun platform perdagangan mata uang kripto ini," kata John Maverick.

Sebagai gambaran nilai total pengembangan investasi yang didapat oleh Dex Trade telah mencapai lebih dari 20 juta dollar.

Tak hanya itu, Satoshi Nakamoto, legenda pengembang Bitcoin juga turut berpartisipasi mengembangkan Dex Trade ini. Menurut dia, belum dapat dipastikan bagimana platform perdagangan Dex akan mempengaruhi pasar mata uang kripto dunia.

"Tetapi menurut para ahli platform ini adalah salah satu bagian dari kemajuan teknologi terkini di pasar mata uang kripto yang akan mengubah cara perdagangan," kata Satoshi.

Hal ini dibuktikan secara fakta bahwa platform ini sanggup mengelola nilai perdagangan mata uang kripto dalam jumlah besar. Bahkan, bila telah berkembang secara sempurna nilai perdagangannya akan melebihi pemain utama perdagangan mata uang kripto seperti Binance atau Kraken.

Di Indonesia sendiri, platform ini akan bersaing dengan pemain pasar kripto seperti Luno atau Indodax dimana kedua platform ini telah mengadopsi pemakaian mata uang Rupiah ke dalam perdagangan pasar kripto.

Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help