HUT Kemerdekaan RI

Cerita Haru Cucu Soeharto Bawa Bendera Pusaka: Saya Ingin Bikin Eyang Bangga!

Danty Rukmana, cucu Presiden Soeharto, menjadi pengibar bendera pusaka 17 Agustus 1990. "Saya ingin bikin bangga eyang."

Cerita Haru Cucu Soeharto Bawa Bendera Pusaka: Saya Ingin Bikin Eyang Bangga!
@tututsoeharto
Danty Rukmana, cucu Presiden Soeharto, menerima bendera pusaka dari sang kakek para peringatan HUT Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1990. 

SITI Hardiyanti Rukmana, Putri Presiden Ke-2 RI, Soeharto, memiliki pengalaman yang sangat berkesan setiap kali melihat foto yang satu ini.

Siti Hardiyanti Rukmana yang biasa disapa Mbak Tutut mengaku sangat bangga, terharu, dan bahagia jika melihat foto kenangan tersebut.

Foto itu terkait dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, ketika ayahnya masih menjadi Presiden.

Ya, foto yang ia maksud adalah ketika anak kandungnya, Danty Rukmana, terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Baca: Kubu Prabowo Subianto Lebih Dulu Temui Habib Rizieq Shihab Dibandingkan Maruf Amin

Baca: Opening Ceremony Bertema Keindahan Alam dan Keragaman Budaya Indonesia

Danty anak Tutut Soeharto atau cucu Presiden Soeharto saat itu adalah pelajar SMA Lab School, Rawamangun, Jakarta Timur.

Peringatan HUT Kemerdekaan RI berlangsung di Istana Merdeka pada 17 Agustus 1990 atau 28 tahun yang lalu.

Danty Indriastuti Purnamasari Rukmana, cucu Presiden Soeharto, menerima bendera pusaka dari sang kakek para peringatan HUT Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1990.
Danty Indriastuti Purnamasari Rukmana, cucu Presiden Soeharto, menerima bendera pusaka dari sang kakek para peringatan HUT Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1990. (@tututsoeharto)

Tutu Soeharto mengaku tidak tahu menahu dan tidak campur tangan ketika Danty mendaftarkan diri menjadi calon anggota Paskibraka.

“Mama dan juga papa, tolong jangan ikut campur dalam tes penyeleksian ini ya, biar Danty sendiri yang menghadapi,” ujar Danty  kepada Tutut ketika ia diketahui mendaftar menjadi anggota Paskibraka.

Cerita cucu Soeharto menjadi pembawa bendera pusaka itu ditulis kembali oleh Tutut.

"Danty ingin, semua bukan fasilitas karena eyang jadi Presiden. Mudah-mudahan Danty dapat membuat mama, papa, eyang kakung dan eyang putri serta saudara-saudara bangga, aamiin,” ujar Danty seperti ditulis Tutut.

Halaman
1234
Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help