Banyak Peserta Upacara di Tangsel Tumbang karena Perut Kosong

"Kebanyakan gara-gara pada belum sarapan, lemes. Apa lagi cuaca panas gini," kata Andri.

Banyak Peserta Upacara di Tangsel Tumbang karena Perut Kosong
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Petugas PMI Tangsel menggotong peserta upacara pengibaran bendera merah putih di Lapangan Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (17/8/2018). 

Perut kosong dan cuaca terik saat pengibaran bendera pusaka di Lapangan Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (17/8/2018) membuat sejumlah pesertanya tumbang.

Saat upacara yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany dimulai, satu-satu peserta berguguran.

Hal itu membuat Palang Merah Indonesia (PMI) yang berjaga di lokasi segera menghampiri dan memberikan pertolongan pertama.

Humas PMI Tangsel, Andri mengatakan, banyaknya peserta yang tumbang saat upacara disebabkan oleh kondisi badannya yang tidak cukup kuat karena melewatkan sarapan ditambah dengan cuaca terik hari ini.

"Kebanyakan gara-gara pada belum sarapan, lemes. Apa lagi cuaca panas gini," kata Andri.

Upacara HUT Kemerdekaan Ke-73 RI ini dihadiri oleh jajaran Polri, TNI, pejabat Pemerintah Kota Tangsel, pelajar, dan berbagai instansi lainnya.

Berdasarkan keterangan Andri, peserta yang lemas banyak berasal dari kalangan pelajar.

Andri melanjutkan, sekitar 30 peserta harus mundur dari barisakan akibat kondisi badan yang tidak memungkinkan melanjutkan upacara.

"Ada sekitar 30-an. Kebanyakan siswa-siswi, selain itu juga ada," jelasnya.

Petugas PMI Tangsel segera melarikan peserta ke tenda PMI dan melakukan pertolongan pertama dengan memberikan oksigen serta melakukan pengecekan tensi darah.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help