Eksklusif Wartakota

Romahurmuziy Klarifikasi Info Dia Lucu-lucuan Cawapreskan Prof Din: Muhammadiyah Kakek Kami!

Romahurmuziy menanggapi tudingan yang menyebutkan dirinya lucu-lucuan mengusulkan Din Syamsuddin sebagai Cawapres.

Romahurmuziy Klarifikasi Info Dia Lucu-lucuan Cawapreskan Prof Din: Muhammadiyah Kakek Kami!
photo collage/wartakotalive.com/kaskus/istimewa
Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy dan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin. 

Menurut Rommy, tidak mungkin PPP meninggalkan Muhammadiyah, apalagi menjadikan mantan ketua umumnya (Prof Din), sebagai lucu-lucuan bakal Cawapres. 

Rommy mengatakan, Muhammadiyah adalah kakek bagi PPP. Pada 5 Januari 1973, PPP didirikan oleh empat parpol Islam, yaitu Nahdlatul Ulama, Parmusi, PSII, dan Perti. 

"Sedangkan Parmusi didirikan 17 Agt 1967 oleh 16 ormas Islam a.l. @muhammadiyah yg piagam pendiriannya di-ttd AR. Fahrudin & Djindar Tamimi," tulis Rommy.     

Dia mengaku menghargai berbagai masukkan yang berkembang di masyarakat.

Tapi, katanya,  ibaarat pribahasa Jawa "undaking pawarta sudaning kiriman", sering berita melebihi apa yg disampaikan.

"Sy berharap tiada lagi misleading akibat hoax yg maha kejam. Semoga ini cukup mjd bahan klarifikasi kpd saudara2ku @muhammadiyah," ujarnya.

Simak 14 kultwit Romahurmuziy di akun twitternya @MRomahurmuziy:

1.    Sejak 2 malam lalu prof @mohmahfudmd menyampaikan kronologi yang dijuduli #ILCAntaraMaharDanPHP di @ILC_tvOnenews, begitu banyak komentar yg sy terima. Begitupun komentar balik sdh sy sampaikan seharian kemarin melalui berbagai media, terakhir live di @MataNajwa semalam

2. Namun sy blm mengomentari bbrp penyampaian tersebut melalui twitter & statement tertulis yg utuh krn berbagai kesibukan kemarin. Pada kesempatan ini sy mencoba menyampaikannya, krn ada bbrp mis-interpretasi yg meluas krn kutipan tambahan yg bahkan tdk dinyatakan @mohmahfudmd

3. Salah satunya adalah surat terbuka warga @muhammadiyah di link: http://sangpencerah.id/2018/08/netizen-muhammadiyah-suarakan-fatwa-haram-pilih-ppp/ … Tertulis disitu antara lain: "masuknya Prof. Din ke dalam bursa cawapres @jokowi cuman buat lucu-lucuan, masak semua cawapres dari NU semua, paling nggak harus ada dari Muhammadiyah”.       

Halaman
123
Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved