Pedagang Mi Spaghetti yang Meracuni Siswa Menghilang, Polisi Periksa 12 Saksi

Sebayak 30 siswa SDN 02 dan 03 di Jalan Cipayung, Cikarang Timur, Bekasi diduga keracunan jajanan mi spaghetti.

Pedagang Mi Spaghetti yang Meracuni Siswa Menghilang, Polisi Periksa 12 Saksi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Sebanyak 15 siswa SDN 02 dan 03 Tanjungbaru, Cikarang Timur, Bekasi keracunan jajanan mi spageti, 9 di antaranya masih dirawat di RS. 

SEBANYAK 30 siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 02 dan 03, yang berlokasi di Jalan Cipayung, Kampung Baru Desa Tanjung Baru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi diduga keracunan jajanan mie spaghetti.

Atas kejadian tersebut, Polsek Cikarang Timur telah mendatangi lokasi dan memeriksa 12 saksi.

Kepala Polisi Sektor Cikarang Timur, Kompol Warija mengatakan, pemeriksaan saksi mulai dari siswa, orang tua siswa, guru dan pedagang.

"Kita sudah langsung periksa saat kejadian itu. Semua korban mengaku mual atau muntah-muntah usai makan mi spaghetti yang dijual pedagang di depan sekolah," ujarnya, pada Kamis (16/8/2018).

Baca: Siswa SD di Bekasi Keracunan Mi Spageti Sebut Rasanya Enak Tapi Bikin Pusing dan Mual

Ia menambahkan, sejumlah pedagang juga dimintai keterangan soal sosok penjual mi spaghetti tersebut.

"Pedagang juga sudah kita tanya, mereka tidak terlalu mengenal, dan memang baru berjualan beberapa hari ini dan enggak benar-benar mangkal tiap hari di SD itu," ucapnya.

Ia menambahkan, belum bisa mendalami kasus ini dikarenakan pedagang menghilang.

"Kita belum bisa pastikan, soalnya kan menunggu hasil lab. Kita juga mau perdalam dengan meminta keterangan pedagang tetapi sudah menghilang, bukan kabur ya," ujarnya.

"Sepertinya penjual itu tahu kalau mi yang dijualnya bikin keracunan siswa. Saat ini kita terus melakukan penyisiran ke sejumlah sekolah dan tempat-tempat mangkal pedagang jajanan," jelasnya.

Setelah hasil laboraturium terbukti ada zat berbahaya. Lanjut Warija pelaku bisa dijerat dengan undang-undang kesehatan.

"Bisa kena pidana, untuk hukuman ya tergantung nanti hasilnya dan proses penyelidikan lebih lanjut setelah hasil lab keluar," paparnya.

Diketahui pada Senin (13/8/2018) puluhan siswa SD Negeri 02 dan 03 Kp Baru Desa Tanjung Baru, Cikarang Timur diduga mengalami keracunan usai memakan mie spaghetti seharga Rp 2 ribu yang dibeli di depan sekolah.

Beruntung keracunan tidak menyebabkan korban jiwa, hanya saja 9 siswa dirawat di Rumah Sakit Annisa Cikarang. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved