Home »

News

» Jakarta

Ojek Online (Ojol) Pilih Mogok Nasional Setelah Putuskan Batal Demo di Pembukaan Asian Games 2018

KOMUNITAS pengemudi ojek online (ojol) batal berdemo saat pembukaan Asian Games, tapi pilih mogok nasional.

Ojek Online (Ojol) Pilih Mogok Nasional Setelah Putuskan Batal Demo di Pembukaan Asian Games 2018
Warta Kota/Rangga Baskoro
Pernyataan sikap Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) yang disampaikan Yohannes Ben, penanggung jawab aksi demo massal ojol, juga dihadiri oleh para Presidium Garda beserta Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi di Markas Garda, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/8). 

KOMUNITAS pengemudi ojek online (ojol) yang mengatasnamakan dirinya Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) merubah rencana demo massal yang awalnya akan dilaksanakan saat pembukaan Asian Games 2018, tanggal 18 Agustus mendatang.

Yohannes Ben, Penanggung Jawab Aksi menyatakan penundaan aksi yang disebut sebagai 'Aksi 188' dilakukan guna menghargai pemerintah sebagai tuan rumah event olah raga 5 tahunan tersebut.

"Sebagai wujud dukungan terhadap kesuksesan Asian Games 2018, dengan ini menyatakan Aksi 188 diundur sampai pada batas waktu yang ditentukan berdasarkan kesepakatan," kata Yohannes di Markas Garda, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/7).

Imbauan Garda yang membawahi sekitar 2 juta ojol se-Jabodetabek tersebut bersifat menyeluruh kepada semua faksi-faksi ojol se-Jabodetabek.

Yohannes menambahkan pihaknya tidak akan bertanggungjawab apabila terdapat sejumlah pihak yang tetap melakukan Aksi 188.

"Kami tidak bertanggungjawab terhadap risiko secara moril maupun materiil pada siapapun rekan-rekan yang tetap mengikuti Aksi 188 yang mengatasnamakan Garda," tuturnya.

Namun demikian, ia menyerukan bagi para ojol yang beroperasi di seluruh Indonesia untuk melakukan aksi mogok (offbid) nasional pada 18 Agustus 2018. Perpanjangan waktu mogok massal akan dibicarakan lagi menunggu perkembangan lebih lanjut.

"Kita sudah sepakat tanggal 18 Agustus itu aksi offbid. Tapi nanti kita rapatkan lagi apakah tiga hari atau satu hari saja. Tanggal 18 Agustus pasti (mogok), untuk tanggal 19 dan 20 Agustus, kita bicarakan lagi," ucap Yohannes.

Pernyataan sikap tersebut juga dihadiri oleh para Presidium Garda beserta Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help