Ini Tiga Jenderal Bintang Tiga Calon Kuat Wakapolri

Mengingat, lanjutnya, Wakapolri adalah posisi orang nomor dua di Polri, sehingga harus diambil berdasarkan urut kacang.

Ini Tiga Jenderal Bintang Tiga Calon Kuat Wakapolri
Elshinta.com
Ilustrasi 

DARI delapan jenderal bintang tiga atau berpangkat Komjen di Polri, ada tiga orang yang menjadi calon kuat mengisi posisi Wakapolri yang ditinggalkan Komjen Syafruddin, setelah ditunjuk menjadi Menteri PAN-RB.

Tiga jenderal bintang tiga itu adalah Komjen Suhardi Alius, Komjen Moegiharto, dan Komjen M Iriawan.

Hal itu dikatakan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane kepada Warta Kota, Kamis (16/8/2018).

Baca: Gerindra Koalisi dengan Demokrat, Politikus Hanura: Itulah Jurus Mabuk Prabowo

"Dari kebiasaan Polri selama ini, posisi Wakapolri selalu dipilih dari jenderal bintang tiga atau Komjen. Tidak pernah ada dari jenderal bintang dua atau Irjen, yang kemudian dijadikan sebagai Wakapolri," kata Neta S Pane.

Mengingat, lanjutnya, Wakapolri adalah posisi orang nomor dua di Polri, sehingga harus diambil berdasarkan urut kacang, yang tentunya mempertimbangkan kualitas, kapasitas dan kapabilitas figurnya.

"Jadi, tiga jenderal bintang tiga itulah calon kuatnya," ujar Neta S Pane.

Baca: Minta Ustaz Abdul Somad Terima Rekomendasi Jadi Cawapres Prabowo, Amien Rais Ungkit Kisah Nabi Yunus

Komjen Suhardi Alius lahir 10 Mei 1962, dan sejak Juli 2016 menjadi Kepala BNPT menggantikan Tito Karnavian yang diangkat menjadi Kapolri. Suhardi Alius pernah memegang sejumlah jabatan strategis, antara lain Sestama Lemhanas, Kabareskrim, Kapolda Jabar, Humas Polda, dan lainnya.

Sedangkan Komjen Moegiharto yang lahir pada 25 Mei 1962, sejak 13 September 2017 memegang jabatan Kabaharkam Mabes Polri. Selain itu ia pernah menjadi Kalemdikpol, Kapolda Metro, Kapolda Jabar, dan Kapolda NTB.

Sedangkan Komjen M Iriawan lahir pada 31 Maret 1962, dan kini menjadi Plt Gubernur Jabar. Iriawan pernah menjabat Sestama Lemhanas, Asop Kapolri, Kapolda NTB, Kapolda Jabar, dan Kapolda Metro Jaya.

Baca: Setuju UAS Dampingi Prabowo, Amien Rais Ungkap Reaksi Orang Muhammadiyah Saat Gus Dur Jadi Presiden

"Posisi Wakapolri saat ini menjadi sangat strategis, mengingat pada tahun politik ini tugas Kapolri sangat berat dan perlu back up penuh oleh Wakapolri," tutur Neta S Pane.

Karenanya, menurut Neta S Pane, salah satu dari ketiga jenderal bintang tiga di atas, cukup tepat menduduki jabatan Wakapolri saat ini. Sebab, mereka, kata Neta S Pane, akan mampu melaksanakan setidaknya lima tugas utama Wakapolri.

Pertama, harus benar-benar loyal dan mampu membantu Kapolri untuk mengonsolidasikan institusi Polri. Kedua, harus mampu menghapus isu adanya matahari kembar di Polri, sehingga jajaran Polri benar benar solid dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Ketiga, sebagai Ketua Wanjakti, Wakapolri harus mampu menjaga profesionalitas Polri dalam penempatan personel maupun dalam mendidik kader-kader kepolisian. Keempat, harus mampu mengawasi proyek-proyek pengadaan yang sesuai kebutuhan kepolisian. Kelima, harus mampu menjaga netralitas anggota Polri di Pemilu maupun Pilpres 2019. (*)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved