Pilpres 2019

Cak Imin: Saya Berpeluk-pelukan dengan Mahfud MD di Akhir Jelang Pengumuman Cawapres Jokowi

Cak Imin tak mau ambil pusing dengan gagalnya Mahfud MD menjadi cawapres Jokowi.

Cak Imin: Saya Berpeluk-pelukan dengan Mahfud MD di Akhir Jelang Pengumuman Cawapres Jokowi
Warta Kota/Henry Lopulalan
PRESIDEN RI Joko Widodo, didampingi antara lain Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, saat meresmikan pengoperasian Kereta Bandara Soetta di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (2/1). 

DISEBUT-sebut sebagai aktor gagalnya Mahfud MD menjadi cawapres Jokowi, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menegaskan tetap akan merangkul mantan Ketua MK itu mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

"Tentu saja saya sama Pak Mahfud tidak pernah bermasalah. Saya berpeluk-pelukan di akhir menjelang pengumuman. Jadi kita dengan Pak Mahfud baik-baik saja. Kita jaga persatuan kebersamaan NU, umat," tutur Cak Imin, sapaan akrabnya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Cak Imin tak mau ambil pusing dengan gagalnya Mahfud MD menjadi cawapres Jokowi. Terpenting baginya, bersatu mewujudkan demokrasi yang bersahabat.

Baca: Sudah Pasang Billboard di Mana-mana, Cak Imin Mengaku Orang yang Paling Kecewa Soal Cawapres Jokowi

"Sudahlah, yang sudah ya sudah. Sekarang kita kembali bersatu menuju pelaksanaan pilpres sehat demokrasi, bersahabat riang gembira," paparnya.

Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, lanjut Cak Imin, jauh lebih tepat, karena merupakan perpaduan nasionalis dan agamis. Hal tersebut juga sudah diputuskan oleh Jokowi sendiri.

"Kita syukuri Pak Jokowi-Ma'ruf Amin adalah simbul nasionalis-agamais, agamis-nasionalis. Ini cita-cita saya. Semua menjadi saksi bahwa Pak Jokowi memutuskan diri, kemudian bersikap mempertimbangkan nasionalis-agamis, agamis-nasionalis menjadi pertimbangan utama," paparnya. (Chaerul Umam)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help