Yuni Kartika: Pengelola Wisma Atlet Mengatur Jadwal Menginap Atlet Asian Games

Yuni Kartika mengatakan, pihaknya tak mengalami kendala lantaran jumlah atlet beserta official tim yang datang ke Wisma Atlet.

Yuni Kartika: Pengelola Wisma Atlet Mengatur Jadwal Menginap Atlet Asian Games
Warta Kota/Rangga Baskoro
Mayor of Athlete Village, Yuni Kartika. 

WARTA KOTA, KEMAYORAN---Mayor of Athlete Village, Yuni Kartika, mengatakan, pihaknya tak mengalami kendala lantaran jumlah atlet beserta official tim yang datang ke Wisma Atlet Kemayoran melebihi kapasitas.

Pihaknya telah mengatur waktu terkait siapa saja atlet dan official tim yang masuk maupun keluar sehingga tempat yang disediakan untuk masing-masing kontingen negara mencukupi.

Baca: Metromini Pasar Minggu-Tanah Abang serta Senen-Setiabudi dan Kopaja Tanah Abang-Ragunan Dialihkan

"Sejauh ini kami sudah menjadwalkan siapa yang masuk dan siapa yang keluar, jadi enggak ada masalah," kata Yuni Kartika di lokasi, Rabu (15/8/2018).

Yuni Kartika telah menerapkan peraturan terkait durasi waktu atlet dan official tim untuk bisa menginap di Wisma Atlet Kemayoran.

Mereka diperkenankan menempati kamar pada H-2 dan check out pada H+1 pertandingan.

Baca: Jakarta International Velodrome Pakai Kayu Siberia dari Jerman, Dirancang oleh Arsitek Australia

"Kami harus mengatur occupancy semua atlet cabang olah raga berbeda dari semua negara, jadi enggak akan muat. Harus check out setelah bertanding. Memang peraturannya kami buat seperti itu," kata mantan atlet bulutangkis ini.

Selain mengakomodasi jadwal masuk dan keluar kamar, pihaknya juga bertanggung jawab terkait transportasi para atlet yang akan berangkat dari Wisma Atlet menuju venue.

Baca: Tingkatkan Suplai Air ke Wisma Atlet, Aetra Bangun Pompa Tekan dan Reservoir Sunter

Ia pun tak menampik apabila nantinya keberangkatan akan mengalami sedikit hambatan.

"Jadwal pertandingan atlet juga bisa berubah, terkadang bisa re-schedule, ini yang harus bisa kami waspadai. Ada juga misalnya nanti mereka datangnya delay, ini yang harus kami antisipasi juga," kata Yuni Kartika.

Kemudian, makanan para atlet juga diupayakan untuk disesuaikan dengan selera para atlet tempatnya berasal.

"Kami mengutamakan keamanan, kenyamanan, medical, makanan termasuk makanan bagi atlet yang vegetarian serta kami juga sediakan makanan internasional khas mereka. Untuk atlet yang utama adalah hospitality kami," katanya.

Baca: Pawai Obor di Jakarta Timur, Warga Doakan Indonesia Jadi Juara Umum Asian Games 2018

Sebelumnya, Ketua INASGOC, Erick Thohir, mengatakan, jumlah tim official yang datang ke Jakarta saat perhelatan Asian Games 2018 melebih ekspektasinya.

Awalnya jumlah tim official para atlet diprediksi mencapai 15.000 orang. Namun yang mendaftar mencapai 17.244 orang.

Sedangkan Wisma Atlet Kemayoran sendiri hanya bisa menampung sebanyak 11.000 orang saja.

"Hal yang kami harus prediksi begini, bahwa sesuai dengan ketentuan itu, bahwa semua atlet dan official itu kan masuk H-2 dan check out H+1. Nah tapi kami juga tidak melarang mereka untuk tinggal lebih panjang, tentu kalau tinggal lebih panjang, nah ini yang musti kita benar-benar perhitungkan masuk keluarnya atlet," kata Erick di Hall A JCC, Selasa (14/8/2018).

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help