Pemilu 2019

Pakar Komunikasi Politik: Caleg Mahasiswa Jangan Nekat

Gun Gun Heryanto, pakar komunikasi politik dari UIN Jakarta bicara terkait caleg yang berasal dari kalangan mahasiswa.

Pakar Komunikasi Politik: Caleg Mahasiswa Jangan Nekat
Zaki Ari Setiawan
Pakar Komunikasi Politik, Gun Gun Heryanto saat Book & Talk Rematch Jokowi vs Prabowo di Mega Mall Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (15/8/2018). 

GUN Gun Heryanto, Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta bicara terkait calon legislatif (caleg) yang berasal dari kalangan mahasiswa.

"Caleg dari mahasiswa itu sah sah saja melibatkan kaum muda. Itu diperkenankan oleh konstitusi kita," kata Gun Gun setelah acara Book & Talk Rematch Jokowi vs Prabowo di Mega Mall Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (15/8/2018).

Dalam pasal 7 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 20 tahun 2018, tertera salah satu syarat sebagai bakal calon yakni sudah berumur 21 tahun atau lebih.

Meski secara konstitusi diperbolehkan, Dosen komunikasi politik UIN Jakarta itu menegaskan, bagi para caleg mahasiswa untuk tidak coba-coba dalam dunia politik jika tidak memiliki sejumlah keahlian berpolitik.

"Tapi kan tidak sembarang mahasiswa, apakah dia punya basis teritorial penguasaan dapil, kalau tidak ya sama saja, konstituennya ada ga. Ya jangan coba-coba aja," jelasnya.

Menurut Gun Gun, dalam pemilihan legislatif, kemampuan untuk menggarap basis teritorial itu sangat diperlukan. Para caleg juga harus mengetahui berapa pemilihnya dan bagaimana zonasinya.

"Kalau tidak punya itu ya jangan nekat," tegasnya.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help