Ini Penyebab Sejumlah Kuda Asian Games Tidak Menimbulkan Bau Tak Sedap

Sejumlah 150 kuda akan tiba di Jakarta dari 21 negara untuk berlaga di Asian Games 2018 nanti.

Ini Penyebab Sejumlah Kuda Asian Games Tidak Menimbulkan Bau Tak Sedap
Warta Kota/Alex Suban
Seluruh kuda yang sudah masuk ke dalam venue Jakarta International Equistrian Park, Pulomas, Jakarta Timur ini sudah lolos dari karantina yang menyatakan bahwa mereka terbebas dari berbagai macam penyakit. 

ADA sekitar 150 kuda akan tiba di Jakarta dari 21 negara untuk berlaga di Asian Games 2018 nanti.

Sebanyak 70 kuda diprediksi akan tiba di Jakarta hari ini dan siap untuk berlatih, sebelum bertanding pada 20 Agustus 2018 mendatang.

Seluruh kuda yang sudah masuk ke dalam venue Jakarta International Equistrian Park, Pulomas, Jakarta Timur ini sudah lolos dari karantina yang menyatakan bahwa mereka terbebas dari berbagai macam penyakit.

Seluruh kuda yang sudah masuk ke dalam venue Jakarta International Equistrian Park, Pulomas, Jakarta Timur ini sudah lolos dari karantina yang menyatakan bahwa mereka terbebas dari berbagai macam penyakit.
Seluruh kuda yang sudah masuk ke dalam venue Jakarta International Equistrian Park, Pulomas, Jakarta Timur ini sudah lolos dari karantina yang menyatakan bahwa mereka terbebas dari berbagai macam penyakit. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Selain itu, usai melewati proses karantina, kuda-kuda tersebut pun harus dirawat dengan baik dan telaten agar tetap sehat saat berlaga di ajang olahraga se-Asia.

"Dirawatnya enggak jauh-jauh seperti kuda dan binatang peliharaan lainnya sih," tutur Competition Manager, Jupri, Rabu (15/8/2018).

Perawatan yang diberikan kepada kuda-kuda tersebut dijelaskan Jupri berupa kebersihan kandang dan kebersihan kuda itu sendiri.

"Dibersihkan, dibersihkan kandangnya, dibersihkan bulu-bulunya dari kotoran, dimandikan, ya enggak jauh dari kuda-kuda lainnya," ujar Jupri.

Apabila binatang peliharaan pada umunya tidak dimandikan setiap hari, kuda-kuda ini diharuskan untuk mandi setiap hari atau pun sehabis latihan.

"Jadi meskipun sudah dimandikan pada siang hari, lalu mereka latihan pada sore hari, setelah latihan itu mereka harus dimandikan kembali," jelas Jupri.

Seluruh kuda yang sudah masuk ke dalam venue Jakarta International Equistrian Park, Pulomas, Jakarta Timur ini sudah lolos dari karantina yang menyatakan bahwa mereka terbebas dari berbagai macam penyakit.
Seluruh kuda yang sudah masuk ke dalam venue Jakarta International Equistrian Park, Pulomas, Jakarta Timur ini sudah lolos dari karantina yang menyatakan bahwa mereka terbebas dari berbagai macam penyakit. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Ketika Wartakotalive berada di arena berlatih, terdapat sekitar enam kuda yang sedang berlatih namun area tersebut tidak terdapat aroma yang tak sedap seperti kuda-kuda yang biasa ada di Jakarta.

Salah seorang penjaga area berlatih di Equistrian mengatakan bahwa kuda-kuda yang berada di Equstrian ini asupan makanannya pun terjaga sehingga mereka cenderung tidak menimbulkan aroma tak sedap.

"Iya enggak bau, soalnya mereka kan makanan saja bawa sendiri. Jadi rumput-rumput di sini (Equistrian) kan kurang bagus. Jadi mereka bawa rumput kering sendiri, atau ya yang memang benar-benar dijual di toko khusus gitu," tutur petugas tersebut.

"Enggak cuman rumput-rumput kering itu tapi kuda-kuda ini juga konsumsi jenis makanan pelet yang disediakan khusus untuk kuda," katanya.

Seluruh kuda yang sudah masuk ke dalam venue Jakarta International Equistrian Park, Pulomas, Jakarta Timur ini sudah lolos dari karantina yang menyatakan bahwa mereka terbebas dari berbagai macam penyakit.
Seluruh kuda yang sudah masuk ke dalam venue Jakarta International Equistrian Park, Pulomas, Jakarta Timur ini sudah lolos dari karantina yang menyatakan bahwa mereka terbebas dari berbagai macam penyakit. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)
Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved