Warga Larang Melintas Truk Pengangkut Material ke Cinere Parkview yang Disegel

Kesepakatan warga dengan pelarangan ini untuk menjaga aset jalan lingkungan agar tidak semakin rusak parah.

Warga Larang Melintas Truk Pengangkut Material ke Cinere Parkview yang Disegel
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Larangan jenis kendaraan pengangkut material ini melintas akan diberlakukan mulai 17 Agustus mendatang lewat surat keputusan Ketua RW 12, Kelurahan Limo.¬†Fasos fasum Graha Cinere I yang rusak dan belum diperbaiki pengembang. 

KALANGAN warga RW 12, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok, sepakat akan melarang semua jenis kendaraan pengangkut material bahan bangunan ke perumahan elite Cinere Parkview, melintas melalui jalan lingkungan warga di Perumahan Graha Cinere I yakni Jalan Tampak Siring Raya, Jalan Tampak Siring VI dan Jalan Kintamani.

Alasannya kondisi tiga jalan itu masih rusak dan belum diperbaiki pengembang Graha Cinere I yang bertanggung jawab atas kondisi fasos fasum warga tersebut.

Larangan jenis kendaraan pengangkut material ini melintas akan diberlakukan mulai 17 Agustus mendatang lewat surat keputusan Ketua RW 12, Kelurahan Limo.

Nantinya, surat keputusan pelarangan dari pengurus RW 12, Kelurahan Limo itu akan ditembuskan pula ke seluruh instansi terkait dan stakeholder di Depok, mulai dari Wali Kota Depok, kepolisian, DPRD Depok hingga pengembang perumahan yang bersangkutan.

Hal itu dikatakan Ketua RW 12, Kelurahan Limo, Yakob Tulam, kepada Warta Kota, Selasa (14/8/2018).

"Kesepakatan warga dengan pelarangan ini untuk menjaga aset jalan lingkungan kami itu agar tidak semakin rusak parah. Sebab sampai kini, janji pengembang untuk memperbaiki jalan tersebut belum juga direalisasikan. Padahal sudah setahun lalu, pengembang berjanji akan memperbaikinya," kata Yakob.

Diluar itu kata Yakob, pelarangan oleh pihaknya sebenarnya cukup wajar. Sebab perumahan Cinere Parkview sendiri sampai saat ini masih disegel Pemkot Depok.

Sehinggga, pengembang dilarang membangun dan memasukkan material bangunan di sana.

Namun, kata Yakob, sejak disegel mulai awal Mei 2018 lalu, pengembang dua kali kedapatan melanjutkan pembangunan dan mesti dihentikan Satpol PP Depok.

"Namun, oleh karena sikap pengembang yang dua kali membangkang dan tetap melanjutkan pembangunan, maka warga memandang perlu.melarang kendaraan pembawa material melalui akses jalan perumahan kami," kata Yakub.

Dengan tidak bolehnya kendaraan pembawa material ke Perumahan Cinere Parkview melintas di Jalan Tampak Siring Raya, Jalan Tampak Siring VI dan Jalan Kintamani, maka tidak ada akses masuk kendaraan lain menuju Perumahan Cinere Parkview.

Sebab Jalan Tanah Lot, di Graha Cinere III juga sudah diberlakukan pelarangan bagi kendaraan pembawa material ke Perumahan Cinere Parkview melintas.

"Intinya warga melarang kendaraan pembawa material ke Perumahan Cinere Parkview melintas, agar jalan kami tidak semakin rusak parah. Bukan karena hal lain," kata Yakob.

Larangan jenis kendaraan pengangkut material ini melintas akan diberlakukan mulai 17 Agustus mendatang lewat surat keputusan Ketua RW 12, Kelurahan Limo. Fasos fasum Graha Cinere I yang rusak dan belum diperbaiki pengembang.
Larangan jenis kendaraan pengangkut material ini melintas akan diberlakukan mulai 17 Agustus mendatang lewat surat keputusan Ketua RW 12, Kelurahan Limo. Fasos fasum Graha Cinere I yang rusak dan belum diperbaiki pengembang. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help