Siswanya Tewas Saat Tawuran, Pihak Sekolah Mengaku Kecolongan

Menurut Dadang, pihak sekolah sebenarnya sudah menerjukan beberapa guru untuk melakukan pengawasan setiap para siswa pulang sekolah.

Siswanya Tewas Saat Tawuran, Pihak Sekolah Mengaku Kecolongan
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Pemakaman jenazah Fahturosi Del Piero (18) di TPU Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (14/8/2018). Fahturosi Del Piero adalah siswa SMK Rahayu Mulyo yang tewas saat tawuran pelajar di Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, Senin (13/8/2018) pukul 19.00. 

PIHAK SMK Rahayu Mulyo mengaku kecolongan, karena murid-murid mereka terlibat tawuran di Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, Senin (13/8/2018) pukul 19.00, yang menewaskan satu siswa mereka.

"Ini sebenarnya bisa dibilang kecolongan, dan area lokasi tawuran itu di luar lingkungan sekolah yang memang jauh dari pengawasan kami," kata Dadang, salah satu wali murid korban tewas, saat ditemui di pemakaman, Selasa (14/8/2018).

Menurut Dadang, pihak sekolah sebenarnya sudah menerjukan beberapa guru untuk melakukan pengawasan setiap para siswa pulang sekolah. Pengawasan dilakukan dengan cara beberapa guru berkeliling untuk memantau anak-anak muridnya.

Baca: Alamat Situs prabowosandi.com Dibanderol Rp 1 Miliar, Sandiaga Uno: Mahal Banget

"Kami sendiri juga sudah memonitor ketika anak-anak ini pulang sekolah, ada guru-guru yang mengawasi. Jadi pihak sekolah memastikan para siswa misalnya naik bus sekolah, dan kalaupun ada yang masih nongkrong-nongkrong kita imbau untuk pulang," tuturnya.

Dadang juga mengaku bakal memberikan sanksi kepada murid-murid yang terlibat tawuran. Sanksi tegas yang diberikan yakni dikeluarkan dari sekolah.

"Pasti kita tindak tegas, kalau terbukti benar ada yang terlibat tawuran, kita cabut KJP-nya dan akan kita keluarkan dari sekolah. Tapi tentunya kita akan lakukan pembinaan dulu. Kalau misalnya sudah dibina tapi melakukan keselahan lagi, tentu sanksi tegas yang akan kami berikan," paparnya.

Baca: Jalani Tes Kesehatan, Prabowo Subianto Tiba di RSPAD Pukul 06.40 WIB

Dadang juga turut berduka cita atas meninggalkanya Fahturosi Del Piero.

"Dia baik orangnya, walaupun dalam segi prestasi tidak begitu menonjol, dan anaknya juga pendiam. Makanya saya juga kaget atas kejadian seperti ini," cetusnya. (*)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved