Siswa SD di Bekasi Keracunan Mi Spageti Sebut Rasanya Enak Tapi Bikin Pusing dan Mual

Sebanyak 15 siswa SDN 02 dan 03 Tanjungbaru, Cikarang Timur, Bekasi keracunan jajanan mie spageti, 9 di antaranya masih dirawat di RS.

Siswa SD di Bekasi Keracunan Mi Spageti Sebut Rasanya Enak Tapi Bikin Pusing dan Mual
Warta Kota/Muhammad Azzam
Sebanyak 15 siswa SDN 02 dan 03 Tanjungbaru, Cikarang Timur, Bekasi keracunan jajanan mi spageti, 9 di antaranya masih dirawat di RS, Selasa (14/8/2018). 

SEBANYAK 15 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 dan 03 Tanjungbaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi keracunan jajanan mie spageti, 9 diantaranya masih dirawat di Rumah Sakit Annisa Cikarang.

Sri Ningsih orang tua siswa, mengungkapkan anaknya keracunan usai membeli jajanan dari pedagang yang berjualan di sekitar sekolah pada Senin (13/8/2018) sekitar pukul 09.30 WIB ketika sedang istirahat sekolah.

"Awalnya saya kaget anak saya dipulangin pihak sekolah, dalam keadaan pusing mual muntah muntah gitu. Sempat dibawa ke puskesmas tapi akhrinya dibawa kerumah sakit karena takut kenapa-kenapa," ujarnya saat ditemui Warta Kota di Rumah Sakit Annisa di Jalan Cikarang Baru Raya, Simpangan, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (14/8/2018).

Ia mengatakan, saat ditanya kepada anaknya ternyata makan mie spageti seharga Rp 2.000.

"Saya tanya kenapa begini, makan apa di sekolah. Dia bilang mie spageti yang biasa jualan di dekat sekolah. Banyak temen-temennya yang muntah-muntah juga," katanya.

Saat ini kondisinya anaknya, lanjut Sri sudah mulai membaik.

"Sekarang kondisinya masih lemes aja tapi sudah tidak muntah. Ya sedang pemulihan kata dokternya," ucapnya.

Sementara Citra salah seorang siswa yang keracunan tersebut menyebut baru saja mengkomsumsi mie spageti tersebut.

"Baru beli, abangnya baru jualan. Saya beli karena mau coba soalnya murah dan ternyata enak. Tapi jadi pusing sama mual setelah makan," ujarnya.

Siswa lainnya Ariyanto yanh masih terbaring lemas mengungkapkan dirinya membeli mie spageti tersebut bersama temen-temannya.

"Iya jajan sama teman-teman pas istirahat, murah cuman 2 ribu, abis itu pusing mual sama teman-temen juga," katanya.

Sebelumnya Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Supriyadi Nata membenarkan kejadian keracunan tersebut.

Pihaknya telah mengambil sampel berupa mie spageti dan juga muntahan para siswa yang diduga mengalami keracunan. Pengujian itu untuk mengetahui kandungan zat yang ada di dalam makanan yang dikonsumsi para korban.

"Sudah kita ambil sampelnya untuk diperiksa di laboratorium, hasilnya paling cepat keluar pekan depan, setelah itu kita serahkan ke pihak kepolisian," ujarnya.

Hingga kini pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi lantaran masih dalam penyelidikan Polsek Cikarang Timur dan Polres Metro Bekasi. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved