Penghuni Rusun Sukapura Nilai Wajar Kenaikan Harga Sewa

Apalagi warga yang menempati Rusunawa Sukapura sejak delapan tahun silam itu merasakan ada perbaikan fasilitas belakangan ini.

Penghuni Rusun Sukapura Nilai Wajar Kenaikan Harga Sewa
Kompas.com
Ilustrasi, berita tidak terkait foto. Kondisi Rusun Karang Anyar di Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2018). Sebagian tembok bangunan mengalami keretakan, cat dinding luntur, jendela unit rusun rusak, dan sejumlah kabel menjuntai tak beraturan.(KOMPAS.com/DAVID OLIVER PURBA) 

LANGKAH Pemprov DKI Jakarta menaikkan tarif Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara dinilai wajar oleh para penghuni.

Pasalnya kenaikan tarif yang dikenakan, jumlahnya tidak terlalu banyak.

Seorang penghuni, Nani Indahrini (27) mengatakan kenaikan yang dikenakan Pemprov DKI Jakarta masih wajar.

Pasalnya jumlah tersebut masih lebih murah dibandingkan harus mengontrak rumah.

“Kalau saya bilang wajar, cuma 20 persen. Kalau ngontrak di luar kan berat, ini sih nggak telalu besar naiknya,” kata warga yang sudah menetap sejak 14 tahun silam itu, Selasa (14/8).

Nani mengaku selama ini dirinya mengeluarkan biaya sewa Rp 197.000 per bulan.

Sementara dengan adanya kenaikan tersebut, ia kini harus keluar uang sebanyak Rp 236.400 per bulan.

“Waktu dulu sih pernah naik juga cuma kurang tahu berapanya karena nggak pernah merhatiin. Kayaknya udah pernah tiga kali deh, tapi nggak tahu berapa kali persisnya,” sambung warga yang menempati lantai dua tersebut.

Warga lainnya, Wulan Anggraeni (28) mengatakan para penghuni sudah mendapat sosialisasi sejak beberapa hari terakhir.

Ketika itu warga tidak ada yang menolak dengan kenaikan tarif tersebut.

Halaman
12
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help