Home »

News

» Jakarta

Korban Tewas Gara-gara Tawuran Pelajar di Ciracas Dikenal Pendiam dan Tak Pernah Berantem

Jenazah Fahturosi Del Piero dimakamkan di TPU Susukan, Ciracas Jakarta Timur, Selasa (14/8/2018).

Korban Tewas Gara-gara Tawuran Pelajar di Ciracas Dikenal Pendiam dan Tak Pernah Berantem
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Pemakaman jenazah Fahturosi Del Piero (18) di TPU Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (14/8/2018). Fahturosi Del Piero adalah siswa SMK Rahayu Mulyo yang tewas saat tawuran pelajar di Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, Senin (13/8/2018) pukul 19.00. 

SUASANA haru menyelimuti pemakaman Fahturosi Del Piero (18), siswa SMK Rahayu Mulyo yang tewas saat tawuran pelajar di Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, Senin (13/8/2018) pukul 19.00.

Jenazah Fahturosi Del Piero dimakamkan di TPU Susukan, Ciracas Jakarta Timur, Selasa (14/8/2018).

Tangisan keluarga pecah ketika jenazah tiba di pemakaman. Beberapa keluarga, kerabat, dan teman sekolah yang hadir tak kuasa menahan haru, terutama ayah dan bibi korban.

Baca: Tawuran Pelajar di Ciracas, Del Piero Tewas Dekat Kantor Transjakarta

Lantunan doa mengiringi jenazah ketika dimasukkan ke liang lahat. Prosesi pemakaman yang berlangsung lebih dari 30 menit tersebut, menuai tangis haru beberapa kerabat dekat korban.

Sesekali, sang ayah, Heru, meneteskan air mata, seakan tak menyangka hari itu menjadi hari terakhir dirinya melihat anaknya. Beberapa pihak keluarga juga memeluk papan nisan seusai pemakaman, sebagai tanda perpisahan.

Salah satu teman korban, Deni (18), mengaku bahwa Fahturosi sosok yang baik, bahkan cenderung pendiam. Dirinya tak menyangka bahwa Fahturosi menjadi korban tawuran.

Baca: Jalan Mayjen Sutoyo Sering Jadi Arena Tawuran Pelajar, Terutama pada Rabu dan Jumat

"Saya juga enggak tahu gimana kejadiannya, tapi sebelum berangkat sekolah itu saya bareng sama dia. Tapi pas pulang kita pisah, enggak bareng. Padahal dia itu orang baik, pendiem malahan, jadi kaget aja dengar Fahturosi meninggal karena tawuran," ungkap Deni.

Hal serupa juga dikatakan Anton (18), teman SMP almarhum. Dirinya juga tak menyangka Fahturosi menjadi korban tawuran. Padahal, sejak SMP dirinya mengenal korban sebagai sosok yang sangat baik.

Bahkan, ia tak pernah mendengar korban terlibat tawuran sebelumnya, sehingga dirinya mengaku shock atas kejadian ini.

Pemakaman jenazah Fahturosi Del Piero (18) di TPU Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (14/8/2018). Fahturosi Del Piero adalah siswa SMK Rahayu Mulyo yang tewas saat tawuran pelajar di Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, Senin (13/8/2018) pukul 19.00.
Pemakaman jenazah Fahturosi Del Piero (18) di TPU Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (14/8/2018). Fahturosi Del Piero adalah siswa SMK Rahayu Mulyo yang tewas saat tawuran pelajar di Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, Senin (13/8/2018) pukul 19.00. (WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO)

"Saya juga kaget Fahturosi jadi korban tawuran, padahal dulu SMP itu dia baik banget, enggak pernah gitu ikut-ikutan tawuran, berantem aja juga engak pernah, rajin juga salatnya padahal," bebernya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ida Ketut mengatakan, tawuran melibatkan siswa SMK Rahayu Mulyo dan SMK Respati Jakarta Timur. Selain merenggut satu korban tewas, empat pelajar lainnya mengalami luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

"Kami masih dalam upaya penyelidikan, pelaku pembacokan juga masih kita cari, nanti saya sampaikan lagi perkembangannya," ucapnya. (*)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help