Asian Games 2018

Gelandang Persija Siap Bela Nepal di Asian Games 2018, Ini Alasannya

Gelandang Persija Jakarta, Rohit Chand, menjadi salah satu pemain senior yang dipanggil untuk membela Timnas Nepal U-23 di ajang Asian Games 2018

Gelandang Persija Siap Bela Nepal di Asian Games 2018, Ini Alasannya
Persija.id
Rohit Chand 

GELANDANG Persija Jakarta, Rohit Chand, menjadi salah satu pemain senior yang dipanggil untuk membela Timnas Nepal U-23 di ajang Asian Games 2018.

Rohit sendiri sebenarnya bukan nama baru di Timnas Nepal, pemain berusia 26 tahun ini sudah membela Timnas sejak sepuluh tahun lalu saat masih berusia 16 tahun.

Rohit bahkan tercatat sebagai pemain termuda yang pernah membela Timnas Nepal senior, yakni usia 16 tahun 22 hari.

Pemain gondrong ini juga mengaku pengalaman berlaga di Asian Games merupakan kesempatan yang baik untuknya, meski Asian Games 2018 ini merupakan yang kedua setelah Asian Games 2014.

"Walaupun bukan debut saya di Asian Games, tapi ini adalah pengalaman yang luar biasa, Asian Games merupakan ajang terbesar di Asia. Ini bagus untuk saya," Katanya saat ditemui Super Ball selepas latihan beberapa waktu lalu.

"Ini bagus untuk saya sebagai latihan dan meningkatkan kemampuan saya di ajang internasional," sambungnya.

Rohit juga tidak bermasalah dengan pemanggilan ini lantaran selama Asian Games Liga 1 juga diliburkan dan fokus Rohit tidak akan terbagi untuk Persija.

Meski begitu, sebenarnya Rohit merasa kesulitan bermain di Timnas Nepal karena mereka bermain dengan gaya dan startegi yang berbeda dengan Persija.

"Saya pikir ini hal normal, tidak akan ada masalah saya membela Timnas karena tidak mengganggu Persija," ujarnya.

"Tapi ini sedikit sulit untuk saya pribadi, di Nepal kami menggunakan fromasi yang berbeda dengan gaya yang juga berbeda. Terkadang saya harus bermain di posisi bek," tambah pemain kelahiran 1 Maret 1992 itu.

Nepal sendiri tergabung pada grup D yang diisi oleh tim-tim besar seperti Jepang, Vietnam dan Pakistan.

Rohit menilai ini sebagai kesempatan untuk berkembang dan berlatih saat melawan tim besar, dan sebagai salah satu proses menjadi lebih baik.

"Di dalam grup juga Nepal tergabung bersama tim-tim besar, jadi ya ini kesempatan besar untuk belajar dan proses yang baik untuk ke depannya," tutup Rohit.

Dalam sejarahnya di Asian Games, Nepal sudah tampil pada lima kali penyelenggaraan, yaitu edisi 1982, 1986, 1994, 1998, dan 2014.

Dalam lima kali keikutsertaan negara dataran tinggi itu, Timnas Nepal selalu gagal lolos dari fase penyisihan grup. (M17)

Penulis: Gisesya Ranggawari
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved