Idul Adha 2018

Beli Hewan Kurban Jangan Lupa Minta Pedagang Tunjukan Surat Keterangan Sehat

Kita sudah mulai lakukan pemeriksaan dari H-10 hingga nanti diteruskan sampai hari H atau H+2 kita periksa juga ditempat rumah pemotongan hewan

Beli Hewan Kurban Jangan Lupa Minta Pedagang Tunjukan Surat Keterangan Sehat
Warta Kota/Muhammad Azzam
Petugas Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanikan) bersama Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) melakukan pemeriksaan pedagang hewan kurban di Pekayon. 

JELANG Perayaan Idul Adha yang jatuh pada tanggal 22 Agustus 2018, Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanikan) Kota Bekasi mulai melakukan pemeriksaan hewan kurban yang dijajakan di Kota Bekasi.

Satia Sriwijayanti, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanikan Kota Bekasi, menjelaskan pemeriksaan melibatkan petugas dari Kelurahan, Kecamatan dan praktisi dari Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).

Pada hari ini pemeriksaan dilakukan dienam Kecamatan yaitu Kecamatan Bekasi Timur, Bekasi Selatan, Bekasi Barat, Pondok Gede, Medan Satria, dan Pondok Melati.

"Kita sudah mulai lakukan pemeriksaan dari H-10 hingga nanti diteruskan sampai hari H atau H+2 kita periksa juga ditempat rumah pemotongan hewan atau di lokasi tempat warga lakukan pemotongan. Untuk memastikan pasca pemotongan hewan tidak menimbulkan penyakit," ujarnya saat ditemui usai melakukan pemeriksaan hewan kurban di Pekayon, Bekasi Selatan, pada Selasa (14/8/2018).

Petugas Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanikan) bersama Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) melakukan pemeriksaan pedagang hewan kurban di Pekayon.
Petugas Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanikan) bersama Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) melakukan pemeriksaan pedagang hewan kurban di Pekayon. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Satia menjelaskan pemeriksaan hewan kurban meliputi kondisi fisik hewan, seperti kondisi hidung, kuku, mulut, suhu atau temperatur tubuh, serta performa si hewan kurban.

"Laporan petugas dilapangan, untuk pemeriksaan hari ini belum ditemukan penyakit serius yang diderita hewan kurban. Tadi hanya ada yang sakit mata, trauma baik akibat kecelakaan diperjalanan maupun lelah diperjalanan," ujarnya.

Ia mengungkapkan usai dilakukan pemeriksaan oleh Dinas.

Pedagang hewan kurban akan diberikan pin sehat kepada hewan kurban dan juga Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

"SKKH itu jadi surat pegangan pedagang hewan kurban untuk lebih meyakinkan kepada pembeli bahwa hewan kurban yang dijualnya terjamin kesehatannya," ucapnya.

Satia melihat pedagang hewan kurban di Kota Bekasi sudah paham dan jeli akan kualiatas kesehatan hewan kurban yang dijajakannya.

"Pedagang cukup jeli, mereka juga engga mau ambil resiko beli hewan penyakitan. Ditambah dari desa atau asal hewan itu sudahdilakukan vaksinasi antraks ataupun pemberian obat cacing sekitar 3-6 bulan sebelumnya," paparnya. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved