Ada Nama Keluarga Adjanto Dalam Sertifikat Kasus Pulau Pari

Kali ini sidang mengagendakan keterangan saksi dari penuntut umum dengan menghadirkan petugas BPN yang bertugas di bagian Sengketa Pertanahan.

Ada Nama Keluarga Adjanto Dalam Sertifikat Kasus Pulau Pari
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Persidangan kasus sengketa lahan di Pulau Pari kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin (13/8/2018). 

SIDANG lanjutan kasus sengketa lahan di Pulau Pari kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Kali ini sidang mengagendakan keterangan saksi dari penuntut umum dengan menghadirkan petugas BPN yang bertugas di bagian Sengketa Pertanahan.

Staf BPN Didi Sudari pun menceritakan asal usul kepemilikan tanah seluas 4.999 meter persegi tersebut.

Nama Suwondo Adjanto yang belakangan diketahui sebagai salah satu ahli waris pun muncul.

“Kalau melihat sertifikat nomor 253, nama Suwondo dan beberapa orang tadi adalah pemilik sah lahan. Mereka masih dalam ikatan satu keluarga,” ujar Didi, Senin (13/8/2018).

Hanya saja Didi mengaku tidak ikut ke lapangan saat pihaknya mengukur kembali lahan sengketa.

Ia mengaku hanya sebatas mendapatkan data saja. Namun berdasarkan keperluan penyidik, pihaknya sempat ke lokasi tersebut pada 2017 silam.

Pernyataan itu bertolak belakang dengan keterangan kuasa hukum terdakwa Sulaiman, Nelson Nikodemus.

Menurutnya, tidak ada warga yang tahu bahwa pada tahun 2017 ada pengukuran lahan.

“Nggak ada saksi yang mengatakan kalau ada pengukuran,” ucap Nelson.

Bahkan menurut Nelson, pihaknya justru mengetahui kalau tanah tersebut milik Surdin.

Nelson juga meyakinkan bahwa Sulaiman hanya mengelola homestay yang berada di atas tanah milik Surdin, bukan Pintarso Adjanto.

“Lagian warga tahunya tanah di sana itu punya Surdin, bukan Pintarso. Sulaiman cuma disuruh mengelola aja,” ungkapnya.

Menanggapi fakta persidangan tersebut, Ketua Majelis Hakim Ramses Pasaribu mengatakan akan melanjutkan sidang pada Senin (20/8) nanti dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari pihak terdakwa.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved