Status Sam Aliano Bakal Naik Jadi Tersangka Terkait Cuitan Editan Nikita Mirzani

Terkait ciutan soal Nikita Mirzani, status Sam Aliano naik menjadi tersangka soal pengajuan cekal kepada Nikita Mirzani.

Status Sam Aliano Bakal Naik Jadi Tersangka Terkait Cuitan Editan Nikita Mirzani
Warta Kota/Nur Ichsan
Sam Aliano yang mengklaim bakal menjadi calon presiden alternatif saat mengunjungi Kantor Redaksi Harian Warta Kota, Jumat (6/7/2018). 

WARTA KOTA, SEMANGGI---Sam Aliano, sosok yang naik daun karena niatan mencalonkan diri sebagai presiden beberapa waktu lalu, ditetapkan menjadi tersangka terkait pengajuan cekal terhadap artis Nikita Mirzani.

Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Roberto Pasaribu mengatakan, dalam beberapa bulan penyidikan, pihaknya telah melakukan gelar perkara.

"Hasil gelar perkara sudah (ditingkatkan jadi tersangka). Kami sedang buat penetapannya," kata Roberto, Senin (13/8/2018).

Baca: Panik saat Gempa Susulan 6,2 SR Mengguncang Lombok, Sam Aliano Lari Tanpa Celana

Menurut Roberto, polisi bakal memanggil Sam Aliano untuk diperiksa sebagai tersangka setelah dilakukan penetapan status sebagai tersangka.

Kasus tersebut mencuat pada September 2017, saat publik dihebohkan oleh postingan dari akun Twitter Nikita Mirzani yang diduga diedit oleh orang tak bertanggung jawab.

Isi cuitan yang mendiskreditkan Pangilma TNI Jenderal Gatot Nurmantyo itu lantas membuat heboh publik.

Baca: Begini Isi Pembicaraan Sam Aliano dan Ketua KPU Arief Budiman

Sementara, Nikita berkali-kali menegaskan bahwa cuitan itu adalah hasil editan.

Sam Aliano lantas menggunakan cuitan editan tersebut sebagai bahan pengaduan atau permohonan cekal tayang atas Nikita Mirzani melalui Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Pengacara Nikita Mirzani, Aulia Fahmi, mengatakan, pihaknya mengetahui adanya peningkatan status Sam Aliano dari Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).

"Alhamdulillah setelah melewati proses penyidikan terkait pelaporan Nikita Mirzani terhadap Sam Aliano mengenai dugaan terjadinya tindak pidana pencemaran nama baik dan/atau fitnah melalui media elektronik sebagaimana UU ITE dan/atau Pasal 310-311 KUHP, Ditreskrimsus Cyber Polda Metro Jaya sebagaimana SP2HP (Surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan) telah meningkatkan status terlapor sebagai tersangka," kata Fahmi.

Baca: Sam Aliano Bahas Perekonomian Indonesia Bersama Sri Mulyani

Fahmi mengatakan, Nikita saat itu merasa dicemarkan nama baiknya. Bahkan, sejumlah pekerjaan Nikita melayang gara-gara cuitan palsu itu.

"Karena terdapat beberapa pekerjaannya di stasiun tv dinonaktifkan kegiatannya, termasuk off air-nya yang mulai ramai di luar kota juga dihentikan," kata Fahmi.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved