Pelaku Penusukan Anggota Polisi di Bekasi Ditangkap

POLRES Metro Bekasi Kota menangkap pelaku penusukan anggota polisi, Bripka Aris Triyogo.

Pelaku Penusukan Anggota Polisi di Bekasi Ditangkap
WARTA KOTA/MUHAMMAD AZZAM
Polres Metro Bekasi Kota menangkap pelaku penusukan anggota polisi, Bripka Aris Triyogo berupaya melerai keributan di sebuah kafe Nad's di Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Bekasi Barat, Kota Bekasi. 

POLRES Metro Bekasi Kota menangkap pelaku penusukan anggota polisi, Bripka Aris Triyogo berupaya melerai keributan di sebuah kafe Nad's di Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Korban merupakan anggota Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Bekasi Selatan. Dirinya ditusuk menggunakan pecahan botol oleh pengunjung kafe Nad's pada Minggu, 12 Agustus 2018 pukul 02.15 WIB.

Pelaku yang langsung kabur usai lakukan penusukan akhirnya berhasil ditangkap dikediamannya di Jalan Kenanggan, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat.

"Pelaku abis lakukan pemukulan dan penusukan sempat kabur, tim kami langsung datang ke TKP dan berhasil kami tangkap pada Minggu (12/8/2018) siang pukul 13.00 siang. Pelaku bernama Sukirman Rahwarin (28)," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Jairus Saragih, kepada awak media pada Senin (13/8/2018).

Jairus menjelaskan awal kejadian itu pada saat terjadi keributan antar pengunjung di kafe NAD'S di Jalan KH Noer Ali, Kalimalang Bekasi Barat.

"Awal-awal ada ribut antar pengunjung cafe, takut keributan terjadi lama dan semakin parah pihak kasir cafe hubungi Polisi, nah korban ini datang langsung ke lokasi keributan," ucapnya.

Usai dihubungi, Aris sebagai anggota SPK Polsek Bekasi Selatan mendatang lokasi untuk melerai perkelahian itu.

"Saat melerai mereka yang sedang ribut anggota kami malah dianiaya, diduga oleh empat pelaku, salah satu pelaku malah melukai anggota hingga bagian bawah kuping robek akibat ditusuk pecahan botol. Korban langsung dibawa ke RSUD Kota Bekasi, saat ini kondisinya sudah membaik," kata Jarius.

Ia menjelaskan pelaku mengaku tidak mengetahui orang yang melerai keributan di Kafe Nad's merupakan anggota kepolisian.

"Dia engga tahu kalau yang melerai itu anggota kepolisian mungkin dalam kondisi mabuk juga. Soalnya anggota kami juga menggunakan jaket sehingg tidak terlihat sebagai anggota polisi," ujarnya.

Sementara itu kepolisian hingga kini masih memburu empat tersangka lainya yang melakukan penganiayaan terhadap anggota Polri.

"Kami masih lakukan pengembangan, diduga ada empat pelaku lainnya yang lakukan penganiayaan," katanya.

Jarius mengungkapkan masih mendalami penyebab keributan tersebut. Namun ia menduga keributan di kafe Nad's karena hal sepele.

"Kemungkinan beberapa pengunjung dalam keadaan mabul bersenggol-senggolan yang berujung keributan dan melukai korban," ucapnya.

Akibat perbuatanya pelaku dikenakan Pasal 170 dan 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved