PDIP Tidak Akan Campuri Urusan Dapur MUI Soal Pengunduran Diri Ma'ruf Amin

JOKO Widodo telah menunjuk Ma'ruf Amin sebagai cawapresnya untuk berlaga dalam ajang pilpres tahun depan.

PDIP Tidak Akan Campuri Urusan Dapur MUI Soal Pengunduran Diri Ma'ruf Amin
HAMDI PUTRA
Ma'ruf Amin saat tiba di kantor KPU RI untuk mendaftar sebagai bakal cawapres Joko Widodo, Jumat (10/8/2018). 

JOKO Widodo telah menunjuk Ma'ruf Amin sebagai cawapresnya untuk berlaga dalam ajang pilpres tahun depan.

Penunjukan itu secara resmi diumumkan di Pelataran Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (9/8/2018) sore.

Keesokan harinya, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin menggelar deklarasi di gedung Joang 45 dan kemudian menuju kantor Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) untuk mendaftar sebagai bakal capres dan cawapres.

Keduanya juga telah melaksanakan serangkaian pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta pada Minggu (12/8/2018).

Saat ditunjuk sebagai cawapres Joko Widodo, Ma'aruf Amin masih menyandang jabatan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Hal itu menimbulkan polemik salah satunya datang dari Persaudaraan Alumni 212 yang meminta Ma'ruf Amin melepaskan jabatannya sebagai Ketua Umum MUI.

Tuntutan tersebut bertujuan agar MUI tetap menjadi sebuah organisasi keagamaan yang independen dan tidak terlibat dalam politik praktis.

"Kalau memang sudah mencalonkan diri, kami minta mundur dari MUI," kata juru bicara PA 212, Novel Bamukmin kepada Tribunnews, Minggu (12/8/2018).

Ma'ruf Amin ketika ditanya mengenai pengunduran dirinya sebagai Ketua Umum MUI mengatakan bahwa MUI memiliki mekanisme tersendiri terhadap dirinya.

"Nanti akan ada mekanisme organisasi, akan ada mekanisme penyesuaian," ujarnya di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, Minggu.

Menyikapi hal tersebut, sembilan parpol pengusung Joko Widodo - Ma'ruf Amin tidak mencampuri urusan dapur MUI.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto yakin MUI memiliki perangkat-perangkat aturan perihal Ma'ruf Amin.

"Beliau dengan menjadi cawapres terangkat untuk pengayom seluruh bangsa dan kemudian itu jauh melampaui seluruh penugasan-penugasan yang selama ini beliau terima sebagai ketua MUI. Akan tetapi, sosok KH Ma'ruf Amin sebagai seorang ulama kan tidak dihilangkan, nanti justru yang akan tampil adalah penampilan yang berbeda degan culture yang sama, ya, itu yang akan nampak dari sosok KH Ma'ruf Amin," tutur Hasto Kristiyanto di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018).

Penulis: Hamdi Putra
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help