Gempa Lombok

Panik saat Gempa Susulan 6,2 SR Mengguncang Lombok, Sam Aliano Lari Tanpa Celana

Tiba di Praya Lombok International Airport, Sam Aliano langsung menuju daerah Mataram untuk menginap di Hotel Aston Mataram.

Panik saat Gempa Susulan 6,2 SR Mengguncang Lombok, Sam Aliano Lari Tanpa Celana
Dokumen Pribadi
Sam Aliano di halaman Hotel Aston, Lombok, NTB, sesaat setelah gempa susulan berkekuatan 6,2 SR, Kamis (9/8/2018). 

KETUA Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia (APMI) Sam Aliano mendatangi lokasi pengungsian korban bencana gempa bumi di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Kamis (9/8/2018).

Sam Aliano terbang ke Lombok usai bertemu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman, untuk mengajukan permohonan perpanjangan periode pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden, Rabu (8/8/2018).

Sam Aliano datang ke Lombok untuk memberikan bantuan kemanusiaan secara langsung kepada keluarga korban gempa yang masih tinggal di pengungsian.

Baca: Atlet Asian Games 2018 Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Tiba di Praya Lombok International Airport, Sam Aliano langsung menuju daerah Mataram untuk menginap di Hotel Aston Mataram.

Keesokan harinya, Kamis (9/8/2018), setelah memberikan sumbangan ke lokasi gempa di Lombok Utara, NTB, Sam Aliano langsung kembali ke hotel untuk istirahat.

"Alhamdulillah, selama kita masih hidup berbuat baik sebanyak mungkin untuk banyak orang, terutama yang kena musibah," ujar Sam Aliano kepada Warta Kota, Senin (13/8/2018).

Baca: Partai Demokrat: Ada Pihak yang Tidak Berkenan Kami Berhubungan Lebih Jauh dengan Jokowi

Namun saat sedang beristirahat, Sam Aliano dikejutkan dengan guncangan yang begitu dahsyat. Rupanya, guncangan itu berasal dari gempa susulan berkekuatan 6,2 Skala Richter.

"Adanya gempa susulan 6,2 SR dengan pusat gempa 6 km barat laut Lombok Utara, kedalaman 12 km dengan pusat gempa di darat di Kabupaten Lombok Utara pada 9/8/2018 pukul 12.25 WIB menyebabkan masyarakat makin trauma.

Gempa dirasakan keras menyebabkan beberapa bangunan rusak. Tercatat 24 orang luka-luka tertimpa bangunan roboh akibat gempa 6,2 SR," tulis Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya, Kamis.

Sam Aliano yang panik berusaha menyelamatkan diri dengan lari menuju tangga darurat. Ia tidak sadar saat itu dirinya belum sempat memakai celana.

Baca: Ketua DPR Minta Masyarakat Disiplin Bayar Iuran Agar BPJS Kesehatan Tidak Defisit

"Sesampainya di bawah, saya baru menyadari kalau saya belum mengenakan celana. Saya sangat malu karena banyak tamu hotel lainnya yang melihat saya," ungkapnya.

Halaman hotel, pinggir jalan raya, dan titik lainnya yang dianggap aman untuk berlindung, telah dipadati oleh masyarakat yang berusaha menyelamatkan diri.

Bahkan, banyak tamu hotel yang mengabadikan momen gempa tersebut melalui video dan foto gedung di sekitar hotel yang roboh.

"Bahkan, banyak juga yang ambil video dan foto saya, ngetawain saya juga. Jadi terlihat lucu. Tapi untungnya ada orang yang berbaik hati memberikan handuk untuk menutup daerah yang sensitif, meskipun ngasihnya sambil ketawa," beber Sam Aliano. (*)

Penulis: Hamdi Putra
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved