Suriawan Wakan: Denda Tarif Parkir Bandara Soekarno-Hatta Tidak Manusiawi

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Suriawan Wakan menyayangkan aturan pembayaran denda tarif parkir yang terlampau mahal.

Suriawan Wakan: Denda Tarif Parkir Bandara Soekarno-Hatta Tidak Manusiawi
Warta Kota/Andika Panduwinata
Transaksi nontunai di Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta mulai Rabu (1/8/2018). Foto ilustrasi, tidak ada hubungannya dengan berita di bawah. 

EXECUTIVE General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Suriawan Wakan menyayangkan aturan pembayaran denda tarif parkir yang terlampau mahal.

Karcis parkir hilang di Bandara Soetta, para konsumen harus membayar denda sebesar Rp 100.000-Rp 200.000.

Menurutnya, regulasi ini harus segera ditiadakan, sebab merugikan para pengguna jasa bandara.

"Kasihan lah, itu tidak manusiawi," ujar Wakan kepada Warta Kota di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Minggu (12/8/2018).

Seperti diberitakan, penerapan aturan itu banyak memakan korban.

Pengendara yang karcis parkirnya hilang terpaksa merogoh kocek dalam-dalam.

Bahkan insiden tersebut mendadak viral di jagat media sosial.

Khalayak publik pun mengeluhkan persoalan ini.

"Harus yang manusiawi lah. Dendanya kalau Rp 10.000 atau Rp 20.000 mungkin bisa. Tapi kalau sampai Rp 100.000 hingga Rp 200.000 itu sudah kelewatan," ucap Wakan.

Wakan menerangkan Angkasapura Solusi sebagai pengelola parkir di area Bandara Soekarno Hatta.

Menurutnya, pihaknya dengan pengelola sudah membicarakan perihal ini.

"Itu kemarin saya cek sudah ada surat edarannya yang ditanda tangani oleh General Manager Angkasapura Solusi, Mangisara Sinaga. Surat edarannya berisikan denda karcis hilang sudah ditiadakan lagi awal Agustus 2018 ini. Nanti untuk kedepannya kami terus bahas mengenai hal ini," katanya. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved