Sean Gelael Nikmati Jeda Balapan F2

Anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini menyadari jika balapan yang diikuti adalah berbeda dengan yang selama ini ditekuninya.

Sean Gelael Nikmati Jeda Balapan F2
Ist
Sean Gelael 

BALAP Sean Gelael benar-benar menikmati masa jeda balapan Formula 2 (F2) dengan mengikuti reli yang selama tujuh tahun terakhir tidak disentuh dan apalagi balapan ini juga digunakan ajang sosialisasi.

"Saya dulu juga main reli. Makanya saya senang bisa kembali lagi. Banyak temen-temen dan senior yang terlibat langsung pada balapan ini," kata Sean Gelael di sela -sela balapan Merdeka Sprint Rally di Sirkuit Paramount Land, BSD Tangerang Selatan, Banten, Minggu.

Selain untuk mengisi waktu jeda balapan satu level di bawah Formula 1 itu, Sean mengaku jika dirinya turun di Sprint Rally untuk memberi semangat pebalap muda serta untuk membangkitkan kembali sprint rally yang saat ini sudah berbeda dengan beberapa tahun lalu.

Pada Merdeka Sprint Rally 2018, Sean bersama navigator Deden Kusuma Bajga turun dengan menggunakan kendaraan Mitsubishi Evolution X.

Meski lama vakum, pebalap berusia 21 tahun ini ternyata lebih garang dan dibuktikan mampu menekan juara nasional Sprint Rally 2017, Rizal Sungkar.

"Reli ini untuk seru-seruan aja. Tapi yang namanya balapan. Setelah turun yang tidak mau ngalah. Saya tetap berusaha meraih hasil yang terbaik," kata pebalap yang didukung penuh Jagonya Ayam KFC Indonesia itu.

Baca: Ambisi Besar Osas Saha untuk Persija Jakarta

Anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini menyadari jika balapan yang diikuti adalah berbeda dengan yang selama ini ditekuninya.

Namun, hasil balapan dinilai sangat berdampak pribadinya menjelang balapan lanjutan Formula 2.

"Saya bisa lebih fres untuk menghadapi sisa balapan Formula 2. Yang jelas kami ingin sprint rally kembali berkembang dan akan melahirkan pereli-pereli profesional," kata pebalap tim Pertamina Prema Theodore Racing itu.

Sementara itu sang navigator Deden Kusuma Bagja menilai meski Sean Gelael lama tidak turun di reli, namun kemampuannya dinilai meningkat dibandingkan tujuh tahun lalu. Salah satu yang meningkan adalah proses adaptasi lintasan maupun kendaraan.

"Latihan baru hari Jumat (10/8), itupun tidak penuh. Tapi dia langsung menyodok dan menempel ketat Rizal Sungkar. Catatan waktu setiap SS juga meningkat. Ini cukup bagus bagi dia," kata navigator yang sudah cukup lama bersama keluarga Gelael itu.

Selama turun di Merdeka Sprint Rally 2018, Sean dalam setiap SS-nya mampu menempel Rizal Sungkar yang berada di posisi atas. Dukungan dari keluarga memang menjadi motivasi tersendiri bagi pebalap jangkung itu.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help