RKHI dan Asbakin Jalin Kerjasama untuk Bina Pelaku Usaha Kecil Menengah

RKHI terus menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama membangun bangsa, khususnya di bidang ekonomi pedesaan, kerakyatan dan keumatan.

RKHI dan Asbakin Jalin Kerjasama untuk Bina Pelaku Usaha Kecil Menengah
HUT ke-4 RKHI di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8/2018) malam. 

RUMAH Kreasi Hebat Indonesia (RKHI) terus menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama membangun bangsa, khususnya di bidang ekonomi pedesaan, kerakyatan dan keumatan.

"Kami berkomitmen untuk menghapus kesenjangan di antara ekonomi kecil, menengah dan besar. Yang kecil agar menjadi besar, dan yang besar menjadi lebih besar lagi, " kata Ketua Umum RKIH, Kris Budihardjo saat menyambut HUT ke-4 RKIH di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8/2018) malam.

Tahun 2018, pemerintah menggelontorkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 116 triliun sebagai upaya untuk memacu pertumbuhan dan mendorong pemerataan ekonomi.

RKIH yang bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri, menjadi salah satu penyalur yang bekerjasama dengan berbagai pihak, karena tak bisa mengerjakan sendirian, melainkan bermitra dengan lembaga dan organisasi yang langsung berada di tengah masyarakat.

Terbaru, RKIH menjalin kerjasama dengan Asosiasi Bapak Angkat Indonesia (Asbakin), yang mengorganisir 81 bapak angkat dan menangani 41 ribu Usaha Kecil Menengah (UKM) di seluruh Indonesia.

"RKIH fokus dengan kebijakan makro di pusat, sedangkan Asbakin yang menyalurkan untuk menghidupkan ekonomi mikro di daerah daerah, “ kata Kris Budiardjo.

Sementara, Ketua Umum Asbakin, Willy Alegra Sampoerna mengatakan Asbakin bukan bank, dan bukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), tetapi lembaga penyalur kredit dan pendampingan bagi UKM agar bisa mandiri dan menggerakan ekonomi di desa desa.

"Asbakin membantu pemerintah dalam menyalurkan KUR (Kredit Usaha Rakyat) agar tepat sasaran dan memaksimalkannya. Lembaga kami kegiatannya di semua propinsi. Terbesar di Jawa Barat," kata Willy Alegra

Sekretraris Asbakin, Antonius Bayu Saputra menambahkan, Membina pelaku UKM bukan hal yang mudah, harus mempunyai hati dan visi yang kuat.

"Oleh sebab itu kami berharap pemerintah jangan hanya membentuk jargon, karena pelaksanaan program ini harus berkesinambungan dan serius. Karena ke depannya UKM harus mampu bersaing menghadapi pasar bebas," kata Antonius Bayu.

Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved